Pencarian

Gubernur NTB Temui 4 Marshal Lokal Mandalika, 2 di Antaranya Kini Bertugas di Sepang dan Formula E Jakarta

Rabu, 07 Oktober 2026 • 06:16:31 WIB
Gubernur NTB Temui 4 Marshal Lokal Mandalika, 2 di Antaranya Kini Bertugas di Sepang dan Formula E Jakarta
Gubernur NTB menemui empat marshal lokal Mandalika di Mataram.

MATARAM — Empat marshal yang menemui Gubernur NTB terdiri dari Vincent Wijaya dari Kota Mataram serta tiga marshal asal Lombok Tengah, yakni Samsuri Ramdan, Doni Indrawan, dan Irdiansyah Yusuf. Mereka diminta menceritakan bagaimana awalnya mendapat kesempatan di Mandalika hingga akhirnya dipercaya bertugas di luar negeri.

Bagi Iqbal, perjalanan keempatnya menunjukkan perubahan besar sejak event internasional rutin digelar di Mandalika. Masyarakat lokal yang sebelumnya mendapat porsi terbatas kini mengambil semakin banyak peran karena pengalaman dan kemampuan yang terus berkembang.

Dari Minoritas Menjadi Standar Baru di Sirkuit Mandalika

Iqbal menyoroti pergeseran itu dengan membandingkan kondisi sebelum dan sesudah MotoGP rutin digelar. Ia menyebut pekerjaan teknis di sirkuit yang dulu dikerjakan tenaga asing kini sepenuhnya ditangani orang lokal.

"Dulu, untuk ngecat sirkuit itu harus dikerjakan bule-bule. Sekarang 100 persen orang lokal. Dulu marshal asli Lombok itu minoritas. Sekarang setelah diberi kesempatan, mereka bahkan dipakai di sirkuit lain, di ajang internasional lainnya," kata Iqbal.

Vincent menjadi contohnya. Setelah mengikuti MotoGP Mandalika, ia dilibatkan menjadi marshal di Sirkuit Sepang dan ajang Formula E di Jakarta.

"Ketika mendapatkan ruang, kepercayaan dan pengalaman, masyarakat NTB mampu bekerja dengan standar yang dibutuhkan dalam penyelenggaraan event internasional," kata Iqbal.

Volunteer MotoGP Mandalika Kini 100 Persen Anak Muda NTB

Hal serupa terjadi pada volunteer yang turut ditemui Iqbal. Untuk kali pertama, seluruh volunteer berasal dari anak-anak muda NTB.

"Saya bangga melihat teman-teman yang percaya diri. Mau tampil. Dan bisa berbahasa Inggris. Pesan saya, hospitality itu berawal dari senyum. Jadi pastikan kalian selalu tersenyum," katanya.

Chairman MotoGP 2026 sekaligus Direktur Operasi ITDC (Injourney Tourism Development Corporation) Troy Reza Warokka menyebut keterlibatan besar SDM lokal tidak lepas dari dukungan Gubernur NTB. Talenta lokal mendapat pelatihan agar mampu bekerja dengan standar penyelenggaraan event internasional.

"Ini bagian dari NTB Mendunia. Melalui dukungan Pak Gubernur, SDM kita berikan pelatihan dan training agar memiliki standar internasional. Untuk sekarang sudah 100 persen volunteer dan marshall dari NTB. Terima kasih atas dukungan Pak Gubernur," kata Troy.

Ukuran Manfaat MotoGP Bukan Cuma Penonton dan Hotel Penuh

Iqbal menegaskan manfaat MotoGP Mandalika tidak boleh hanya dihitung dari jumlah penonton, tingkat hunian hotel, maupun transaksi ekonomi selama beberapa hari penyelenggaraan. Event kelas dunia harus menjadi ajang transfer of knowledge bagi talenta lokal.

"MotoGP bukan hanya keramaian lalu pergi. Ukuran manfaat MotoGP jangan hanya jumlah penonton, hotel penuh, atau transaksi selama beberapa hari. Tapi juga pengalaman, disiplin kerja, jejaring, dan standar internasional yang dimiliki masyarakat NTB," ujarnya.

Pengalaman yang dibawa Vincent dan rekan-rekannya ke Sepang dan Formula E Jakarta menjadi bukti bahwa kemampuan yang dilatih di Mandalika bisa dipakai di luar NTB. Pemerintah provinsi menyebut pengetahuan itu harus terus dimanfaatkan masyarakat setelah balapan selesai.

Follow lensasumbawa.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: ayolombok.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks