Pencarian

2.500 Lebih Pelamar Relawan MotoGP Mandalika 2026 Membludak, MGPA Evaluasi Alur Antrean Wawancara

Sabtu, 29 Agustus 2026 • 13:16:01 WIB
2.500 Lebih Pelamar Relawan MotoGP Mandalika 2026 Membludak, MGPA Evaluasi Alur Antrean Wawancara
Ribuan pelamar memadati area walk-in interview rekrutmen relawan MotoGP Mandalika 2026 di Sirkuit Internasional Mandalika, Lombok Tengah.

PRAYA — Mandalika Grand Prix Association (MGPA) bergerak cepat mengevaluasi alur antrean rekrutmen relawan menyusul tingginya animo pelamar. Pada hari pertama walk-in interview, jumlah peserta yang hadir mencapai tiga kali lipat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, membuat situasi di area Sirkuit Mandalika sempat padat.

Human Capital & General Affair Manager MGPA, Nurjanah Firdaus Dewi, menyebutkan pendaftaran yang dibuka sejak 24 Agustus lalu ini mencatatkan 1.140 pelamar pada hari pertama. Hingga Jumat (28/8), total pendaftar resmi telah menembus angka 2.500 orang.

Evaluasi Alur dan Fasilitas Pendukung Peserta

Untuk menjaga kenyamanan, panitia menyediakan ruang tunggu (holding room) dan mendistribusikan air minum bagi para calon relawan. Langkah ini diambil setelah antrean sempat mengular panjang di hari pertama pembukaan.

"Kami berkomitmen lakukan upaya yang terbaik terhadap pelaksanaan proses interview dan memastikan seluruh tahapan seleksi berjalan secara lebih terstruktur, tertib serta tetap mempertahankan kenyamanan seluruh peserta," ujar Dewi saat ditemui di Dining Hall Sirkuit Internasional Mandalika.

60 Persen Pelamar dari Lombok Tengah

Komposisi pendaftar sejauh ini didominasi warga lokal Lombok Tengah dengan persentase mencapai 60 persen. Sisanya berasal dari Kota Mataram, Lombok Barat, hingga peserta dari luar daerah, meski panitia mengutamakan putra-putri daerah.

Para pelamar memperebutkan sejumlah posisi vital, mulai dari petugas kebersihan, manajemen, keamanan, kontrol keramaian, marshal, hingga tiket. Seluruh pendaftar harus melewati wawancara awal dan seleksi ketat berbasis pengalaman serta kualifikasi teknis.

"Khusus untuk hospitality, ketentuannya tidak sekadar murah senyum, tetapi juga harus ramah, rapi, dan bersih," tegas Dewi.

Pengalaman Internasional Jadi Daya Tarik Utama

Dorongan memupuk pengalaman kerja di ajang internasional menjadi magnet utama para pendaftar. Intan Karina Lestari, mahasiswi semester akhir UIN Mataram asal Lombok Tengah, mengaku tak ingin melewatkan kesempatan bertugas di kampung halamannya sendiri setelah berpengalaman di GT World Challenge Asia.

"Saya senang bertemu banyak orang dan mencari pengalaman. Apalagi sirkuit ini ada di Lombok Tengah, tempat tinggal saya. Tentu saya ingin berpartisipasi dan memanfaatkan keberadaan sirkuit ini sebaik-baiknya," ungkap Intan yang melamar di posisi ticketing.

Hal serupa diutarakan Dion, mahasiswa semester enam Poltekpar Lombok asal Praya. Ini merupakan kali ketiga dirinya mendaftar untuk posisi ticketing dan hospitality. "Saya ingin ilmu yang didapat di bangku kuliah tidak sia-sia. Ajang ini sangat tepat untuk mengasah interpersonal skill," katanya.

Warga Sekitar Sirkuit Ikut Berpartisipasi

Tak hanya kalangan mahasiswa, warga lokal sekitar sirkuit juga menyambut hangat peluang ini. Dian Sinarti, warga Desa Kawo, memberanikan diri mendaftar untuk pertama kalinya sebagai petugas cleaning service setelah mendapat informasi dari tetangganya.

"Mumpung ada kesempatan dan didukung penuh oleh suami, saya langsung ikut mendaftar," tuturnya.

Pendaftaran relawan MotoGP Mandalika 2026 sendiri masih akan dibuka hingga 31 Agustus mendatang. Seluruh proses seleksi dilakukan langsung di kawasan Sirkuit Internasional Mandalika, Lombok Tengah.

Follow lensasumbawa.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: radarlombok.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks