NUSA TENGGARA BARAT — Putaran pertama Scottish Open yang digelar Kamis kemarin menyajikan persaingan ketat di papan atas. McIlroy yang tampil pada sesi pagi mampu memanfaatkan kondisi lapangan yang lebih bersahabat untuk menorehkan catatan impresif. Ini menjadi awal yang menjanjikan bagi juara 2023 tersebut untuk merebut kembali gelar yang pernah ia raih dua tahun lalu.
Start Lambat, Finis Kencang
Memulai putaran dari hole 10, McIlroy sempat kesulitan dengan mencatatkan bogey di dua hole awal. Ia baru menemukan ritme setelah menyelesaikan sembilan hole pertama dengan skor satu-under.
Momen kejutan datang di hole 1 par-lima ketika McIlroy mengonversi putt eagle sepanjang 18 kaki. Dua birdie tambahan di hole 7 dan 8, ditambah penyelamatan apik dari bunker di hole 9 par-tiga, memastikan ia menutup putaran dengan skor 65.
Jadwal Padat Justru Bikin McIlroy Lapar Gelar
McIlroy mengakui bahwa pengurangan jadwal turnamen justru membantunya menjaga motivasi. Sejak menjuarai Masters pada April lalu, ia hanya tampil di tiga ajang di luar turnamen mayor. "Saya merasa lebih punya keseimbangan dalam hidup. Saya bisa lebih sering bertemu keluarga," ujar peringkat dua dunia itu.
"Ini terasa membebaskan, tapi saya tidak boleh lengah. Grand Slam tahun lalu saya kira adalah tujuan akhir, tapi ternyata ini perjalanan yang terus berlanjut. Saya harus terus menetapkan target," tambah McIlroy yang kini berusia 37 tahun.
Scheffler Kokoh, Rahm Terpuruk
Pebalap nomor satu dunia Scottie Scheffler harus berjuang lebih keras di sesi siang saat angin bertiup kencang dan lapangan mengeras. Ia menyelesaikan putaran dengan skor dua-under 68 setelah mencatatkan dua bogey. "Saya melakukan beberapa hal bagus. Mungkin saya kurang maksimal di hole par-lima," kata Scheffler.
Nasib berbeda dialami Jon Rahm. Pebalap Spanyol yang baru pertama kali tampil di ajang PGA Tour di luar turnamen mayor sejak pindah ke LIV Golf pada Desember 2023 itu mencatat skor buruk 73 atau tiga-over par. Rahm bahkan baru mencetak birdie pertamanya di hole 15 setelah kebobolan lima angka lebih dulu.
Pesaing Lain dan Peluang Pebalap Tuan Rumah
Brooks Koepka yang kembali tampil di Scottish Open setelah absen 11 tahun hanya tertinggal satu pukulan dari pimpinan klasemen. Sementara juara AS Terbuka Wyndham Clark bangkit dari keterpurukan—tiga-over dalam empat hole pertama—untuk finis di posisi tiga-under bersama Matt Fitzpatrick dan Tommy Fleetwood.
Harapan tuan rumah Skotlandia bertumpu pada Robert MacIntyre yang bermain satu grup dengan McIlroy. Ia mencatat skor 67 dan mengaku puas bisa mengendalikan emosi di lapangan. "Semua orang tahu saya seperti ketel yang selalu mendidih. Jika bisa menerima momen buruk, Anda mungkin tidak akan menjalani banyak putaran jelek," ujar MacIntyre.