NUSA TENGGARA BARAT — Super League 2025-2026 baru saja usai, namun aktivitas di bursa transfer langsung panas. Persib Bandung, yang musim lalu keluar sebagai juara, dan Persija Jakarta tak main-main dalam merombak komposisi tim. Keduanya kompak memangkas skuad secara masif, dengan total 16 pemain angkat koper dari dua klub tersebut.
Persib: Juara Bertahan Lepas 9 Pemain, Termasuk Eks Bintang PSG
Persib tercatat melepas sembilan pemain. Nama terbesar yang hengkang adalah Layvin Kurzawa, mantan bek Paris Saint-Germain yang sempat memperkuat Maung Bandung di musim lalu. Selain Kurzawa, Federico Barba, Sergio Castel, dan Alfeandra Dewangga juga masuk daftar pemain keluar.
Adam Przybek, Robi Darwis, Zulkifli Lukmansyah, Rezaldi Hehanussa, dan Zalnando melengkapi daftar pemain yang didepak. Langkah ini menunjukkan Persib serius melakukan penyegaran setelah sukses mempertahankan gelar.
Di sisi lain, tim asuhan Bojan Hodak sudah mendatangkan tiga pemain baru: Gabriel Mutombo, Luka Menalo, dan Sandy Walsh. Namun dengan masih berlangsungnya jendela transfer, aktivitas belanja pemain diperkirakan belum berhenti.
Persija: 11 Pemain Hengkang, Hanya Dua Wajah Baru
Jika Persib melepas sembilan pemain, Persija Jakarta bahkan lebih ekstrem. Macan Kemayoran mengumumkan perpisahan dengan 11 pemain sekaligus. Nama-nama asing seperti Allano Lima, Maxwell Souza, Jean Mota, Bruno Tubarao, Alaaeddine Ajaraie, Thales Lira, dan Carlos Eduardo resmi tidak lagi berseragam oranye.
Dari lokal, Hanif Sjahbandi, Riko Simanjuntak, Alfriyanto Nico Saputro, dan Hansamu Yama Pranata juga ikut angkat kaki. Kepergian Riko Simanjuntak, yang merupakan ikon klub, menjadi salah satu momen paling mengejutkan bagi Jakmania.
Hingga saat ini, Persija baru mengumumkan dua rekrutan anyar: Victor Dethan dan Aqil Savik. Dengan jumlah pemain keluar yang sangat banyak, Persija dipastikan masih akan aktif di bursa transfer untuk menambal lubang di skuad.
Dua Kiblat Sepak Bola Indonesia Sama-sama Gelar Perombakan Total
Fenomena ini menunjukkan bahwa baik Persib maupun Persija tidak ingin sekadar mempertahankan status quo. Persib ingin membangun tim yang lebih segar usai juara, sementara Persija tampaknya ingin memulai dari awal setelah performa inkonsisten di musim lalu.
Bursa transfer awal musim masih terbuka lebar. Kedua tim diprediksi akan terus bergerak, entah untuk mendatangkan amunisi baru atau melepas pemain lainnya, sebelum kompetisi Super League 2026-2027 resmi dimulai.