Lombok, NTB — Hari pertama GT World Challenge Asia 2026 di Sirkuit Mandalika berlangsung sukses berkat jaminan keandalan pasokan listrik dari PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Barat. Seluruh rangkaian praktik dan pra-kualifikasi dapat dilangsungkan tanpa hambatan teknis.
Ratusan Personel PLN Siaga Pengamanan Sistem Listrik
PLN UIW NTB mengerahkan 146 personel untuk menjaga kontinuitas pasokan listrik selama event berlangsung. Tim ini terdiri dari 116 personel internal dan 30 tenaga alih daya serta mitra kerja, yang disiagakan untuk pemantauan dan pengamanan sistem kelistrikan secara real time.
Pengamanan kelistrikan difokuskan pada 8 venue prioritas di kawasan Sirkuit Mandalika dan sekitarnya, mencakup area balap utama dan fasilitas penunjang acara. Setiap personel bertugas memastikan tidak terjadi gangguan yang dapat mengganggu kelancaran kompetisi.
Infrastruktur Cadangan Disiapkan untuk Kontinuitas Daya
Guna mengantisipasi berbagai kondisi, PLN UIW NTB menyiapkan 4 unit mobile UPS, 3 unit Uninterruptible Gas Backup (UGB), dan 5 unit genset sebagai sistem cadangan. Peralatan ini memastikan pasokan listrik tetap stabil meskipun terjadi kondisi darurat.
Jangkauan pengamanan tidak hanya mencakup sirkuit, tetapi juga lokasi VVIP lainnya seperti bandara, rumah sakit, dan hotel di sekitar Mandalika. Langkah ini menjamin mobilitas dan kenyamanan seluruh pihak yang terlibat dalam ajang internasional ini.
Komitmen PLN untuk Kesuksesan Event Kelas Dunia
General Manager PLN UIW NTB, Sri Heny Purwanti, menyatakan bahwa keberhasilan hari pertama adalah hasil koordinasi seluruh tim lapangan. "PLN UIW NTB berkomitmen penuh untuk menjaga keandalan pasokan listrik selama seluruh rangkaian GT World Challenge Asia 2026 berlangsung," katanya.
Purwanti menambahkan bahwa peran PLN melampaui sekadar penyedia listrik. "Keandalan listrik menjadi faktor krusial dalam menjamin kelancaran event berskala global seperti ini, dan kami memastikan seluruh sistem bekerja optimal," ujarnya. PLN akan terus bersiaga hingga seluruh rangkaian kegiatan selesai untuk memperkuat posisi Mandalika sebagai destinasi sport tourism kelas dunia.