Suhu Sembalun Anjlok ke 16 Derajat Celsius, BMKG NTB Prakirakan Cerah Berawan di Senggigi hingga Mandalika

Penulis: Taufik Rahman  •  Senin, 02 November 2026 | 08:46:00 WIB
Kawasan Sembalun di Lombok Timur tercatat memiliki suhu minimum 16 derajat Celsius berdasarkan pemantauan BMKG NTB.

MATARAM — Kontras suhu antara dataran tinggi dan pesisir Pulau Lombok kembali muncul akibat perbedaan topografi yang tajam. Kawasan wisata Sembalun di kaki Gunung Rinjani mencatat suhu minimum paling dingin, yakni 16 derajat Celsius, berdasarkan data pemantauan Stasiun Klimatologi BMKG NTB.

Sementara itu, destinasi pesisir seperti Senggigi di Lombok Barat, Kute Mandalika di Lombok Tengah, dan Selong Belanak berada pada kisaran 25 hingga 30 derajat Celsius. Tingkat kelembapan udara di kawasan pesisir berkisar 58 hingga 93 persen.

Mengapa Sembalun Jauh Lebih Dingin Dibanding Pesisir Lombok

Prakirawan BMKG Stasiun Klimatologi NTB menjelaskan bahwa variasi suhu harian di wilayah Nusa Tenggara Barat sangat dipengaruhi karakteristik topografi lokal. Kawasan dataran tinggi cenderung mengalami penurunan temperatur yang lebih tajam pada pagi dan malam hari.

"Variasi suhu harian di wilayah NTB sangat dipengaruhi oleh karakteristik topografi lokal, di mana kawasan dataran tinggi cenderung mengalami penurunan temperatur yang lebih tajam pada pagi dan malam hari," demikian keterangan resmi Prakirawan BMKG Stasiun Klimatologi NTB di Mataram.

Prakiraan Suhu Kota Mataram dan Lombok Barat Hari Ini

Untuk wilayah perkotaan, suhu udara di Kota Mataram dan Lombok Barat diprediksi bergerak pada kisaran 24 hingga 34 derajat Celsius. Kelembapan udara di dua wilayah ini menyentuh angka 59 hingga 95 persen.

Pemodelan atmosfer terkini menunjukkan wilayah Pulau Lombok dan sekitarnya didominasi cuaca cerah berawan hingga transisi panas terik menjelang siang. Tingkat kelembapan yang cukup tinggi menuntut kewaspadaan bagi masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan.

Imbauan BMKG NTB soal Fluktuasi Suhu Harian

Prakirawan Stasiun Meteorologi BMKG NTB mengingatkan masyarakat agar memperhatikan kondisi fisik di tengah fluktuasi suhu harian yang cukup dinamis. Radiasi matahari disebut mencapai puncaknya pada siang hari.

"Masyarakat diimbau untuk tetap memperhatikan kondisi fisik di tengah fluktuasi suhu harian yang cukup dinamis, terutama pada siang hari ketika radiasi matahari mencapai puncaknya," ujar Prakirawan Stasiun Meteorologi BMKG NTB dalam rilis resminya di Mataram.

Kecepatan Angin di Selat Lombok Capai 20 Km per Jam

Bagi pelaku perjalanan laut dan nelayan di perairan Selat Lombok bagian selatan, pemantauan cuaca maritim diminta dilakukan secara berkala. Kecepatan angin di jalur penyeberangan terpantau fluktuatif antara 9 hingga 20 kilometer per jam.

Kondisi angin tersebut berpotensi memicu gelombang sedang secara tiba-tiba. Otoritas meteorologi maritim menekankan pentingnya pembaruan data cuaca berkala melalui kanal resmi untuk mengantisipasi perubahan atmosfer lokal yang terjadi cepat di perairan NTB.

"Pembaruan data cuaca berkala melalui kanal resmi sangat penting untuk mengantisipasi perubahan atmosfer lokal yang terjadi secara cepat di wilayah perairan NTB," tegas pihak otoritas meteorologi maritim.

Reporter: Taufik Rahman
Sumber: lombokpost.jawapos.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top