Orang Utan Korban Karhutla Tanjung Puting Terekam Drone Tidur di Pucuk Pohon

Penulis: Ridho Pratama  •  Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:19:03 WIB
Orang utan Kalimantan terekam drone sedang tertidur di pucuk pohon di Taman Nasional Tanjung Puting saat karhutla melanda habitatnya.

NUSA TENGGARA BARAT — Seekor orang utan Kalimantan di Taman Nasional Tanjung Puting, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah, terekam drone sedang tertidur di pucuk pohon saat karhutla melanda habitatnya. Rekaman pada Jumat (30/10/2026) itu memperlihatkan satwa dewasa tersebut bertengger tenang di dahan paling atas, jauh dari jangkauan pemantauan relawan. Pemandangan ini jadi pengingat bahwa wisata TNTP—rumah bagi ribuan orang utan—masih berhadapan dengan ancaman kebakaran lahan.

Relawan yang memantau kawasan hutan memilih tidak mendekat ke lokasi orang utan tersebut. Mereka mengandalkan drone untuk mengamati pergerakan satwa dari udara tanpa melakukan kontak langsung. Cara ini dipakai agar perilaku alami orang utan tidak terganggu.

Perwakilan relawan sekaligus pelaku wisata di TNTP, Moncos, menyebut individu tersebut sebagai salah satu orang utan yang berusaha menyelamatkan diri dari kobaran api. Posisinya berada cukup jauh dari titik pemantauan.

"Ini salah satu korban individu orang utan di Taman Nasional Tanjung Puting yang berusaha menyelamatkan diri dari kobaran api," kata Moncos, Jumat (30/10/2026).

Mengapa Orang Utan Naik ke Pucuk Pohon

Posisi orang utan di dahan paling atas bukan tanpa alasan. Saat karhutla melanda, satwa liar mencari titik paling aman untuk bertahan, dan pucuk pohon menjadi pilihan karena jauh dari asap serta api yang menjalar di permukaan tanah.

Rekaman drone memperlihatkan orang utan itu tampak tenang, menyerupai perilaku satwa yang sedang bersiap beristirahat. Namun kondisi di baliknya tetap menjadi perhatian relawan yang khawatir satwa tersebut terjebak kobaran api.

"Pemantauan dilakukan menggunakan drone untuk mengetahui kondisi orang utan dari udara. Melalui cara itu, relawan bisa mengamati pergerakan satwa tanpa harus melakukan kontak langsung," ujar Moncos.

Dampak Karhutla bagi Habitat TNTP

Taman Nasional Tanjung Puting merupakan habitat berbagai satwa liar, termasuk orang utan Kalimantan yang dilindungi. Kawasan ini juga menjadi tujuan wisata populer, terutama bagi traveler yang ingin melihat orang utan di habitat aslinya melalui jalur sungai.

Ketika kebakaran melanda, daya tarik utama kawasan ini ikut terancam. Relawan dan pelaku wisata berharap api segera padam agar orang utan serta satwa lain bisa kembali menjalankan aktivitas alaminya.

"Semoga orang utan dewasa tersebut selamat dan aman," kata Moncos.

Informasi bagi Traveler yang Berencana ke TNTP

Bagi traveler yang hendak berkunjung, kondisi karhutla perlu dicek lebih dulu. Informasi terkini soal status kawasan, akses jalur sungai, dan aktivitas wisata dapat dikonfirmasi ke dinas pariwisata setempat atau pengelola TNTP sebelum berangkat.

Rekaman drone ini memperlihatkan sisi lain dari kawasan wisata tersebut: saat manusia berupaya memadamkan api, satwa di dalam hutan juga berjuang mencari tempat paling aman untuk menyelamatkan diri.

Kunjungan wisata ke TNTP sebaiknya direncanakan dengan mempertimbangkan musim kemarau dan risiko karhutla. Pastikan juga memilih pemandu lokal resmi agar aktivitas wisata tidak mengganggu satwa yang sedang beradaptasi di tengah tekanan lingkungan.

Reporter: Ridho Pratama
Sumber: travel.detik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top