7 Aplikasi Penghasil Uang Tanpa Deposit yang Bisa Cair ke DANA

Penulis: Prayoga Santana  •  Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:17:32 WIB
Ilustrasi aplikasi penghasil uang di ponsel yang menawarkan pencairan saldo dompet digital.

NUSA TENGGARA BARAT — Banyak orang mencari tambahan pendapatan lewat HP, tapi tidak semua aplikasi benar-benar membayar tunai. Sebagian cuma memberi poin, voucher, atau saldo khusus. OJK pun sudah memperingatkan soal penipuan berkedok aplikasi penghasil uang yang minta deposit.

Promosi di media sosial kerap menjanjikan cuan besar hanya dengan menonton video atau memberi tanda suka. Skema seperti itu perlu diperiksa hati-hati. Sebelum mengunduh, pahami dulu model bisnis tiap platform dan cara pencairannya.

1. JAKPAT

Platform survei asal Indonesia ini mengumpulkan pendapat responden untuk kebutuhan riset pasar. Pengguna menerima undangan survei berdasarkan profil yang sudah diisi, dengan topik mulai dari kebiasaan belanja sampai pandangan soal layanan tertentu.

Setiap survei yang memenuhi ketentuan memberi poin, lalu ditukar lewat menu Redeem. Panduan resminya menyebut pilihan hadiah bisa mencakup saldo GoPay, DANA, OVO, ShopeePay, hingga voucher belanja. Tapi tidak semua hadiah selalu tersedia, dan jumlah poin yang dibutuhkan bisa berubah mengikuti katalog di aplikasi.

2. Shopee Affiliate

Program ini membayar pengguna lewat komisi dari transaksi yang memenuhi syarat. Kalian mempromosikan produk, lalu mendapat persentase bila ada pembeli yang bertransaksi lewat tautan tersebut.

Penghasilan tidak dijamin dan pencairannya tidak selalu langsung ke DANA. Besaran komisi bergantung pada jenis produk dan ketentuan program yang berlaku.

3. TikTok Shop Affiliate

Mekanismenya mirip Shopee Affiliate, tapi berjalan di ekosistem TikTok. Pengguna membuat konten promosi, lalu mendapat komisi dari penjualan yang dihasilkan konten tersebut.

Sama seperti program afiliasi lain, pendapatan bergantung pada performa konten dan transaksi yang benar-benar terjadi. Tidak ada jaminan nominal tetap tiap bulan.

4. Fiverr

Platform freelance ini menawarkan peluang pendapatan berdasarkan pekerjaan yang diselesaikan. Pengguna menawarkan keterampilan seperti desain, penulisan, atau editing, lalu dibayar setelah pekerjaan selesai.

Metode pencairan mengikuti ketentuan platform, tidak otomatis masuk ke DANA. Semakin jelas keterampilan yang ditawarkan, semakin mudah menilai apakah peluangnya masuk akal.

5. Upwork

Serupa dengan Fiverr, Upwork menghubungkan pekerja lepas dengan klien yang butuh jasa. Pembayaran diberikan berdasarkan proyek atau kontrak kerja yang disepakati.

Penghasilan tidak dijamin dan bergantung pada kemampuan mendapatkan klien. Pencairan dana mengikuti aturan platform, bukan transfer langsung ke dompet digital tertentu.

6. Shutterstock Contributor

Platform ini memberi pendapatan dari karya digital yang diunggah, seperti foto, ilustrasi, atau video. Setiap kali karya dipakai pengguna lain, kontributor mendapat royalti sesuai ketentuan.

Pendapatan bersifat pasif tapi tidak pasti, karena bergantung pada seberapa banyak karya dilirik dan diunduh. Pencairan mengikuti kebijakan Shutterstock, bukan langsung ke DANA.

7. Google Survei Berhadiah

Aplikasi ini tersedia di Android dan memberi imbalan berupa kredit Google Play, bukan transfer uang tunai ke DANA. Pengguna menjawab survei singkat, lalu kredit masuk ke akun Google.

Karena bentuknya kredit, platform ini cocok untuk yang rutin belanja aplikasi atau konten di Play Store. Bukan untuk yang mencari saldo dompet digital.

Dari tujuh platform di atas, cuma JAKPAT yang secara resmi menyebut DANA sebagai salah satu pilihan penukaran poin, itu pun tergantung ketersediaan hadiah. Selebihnya memberi komisi, bayaran proyek, royalti, atau kredit. Sebelum mencoba, pastikan platform tidak meminta deposit untuk membuka tugas.

Reporter: Prayoga Santana
Sumber: industry.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top