NUSA TENGGARA BARAT — Turnamen yang berlangsung sejak 24 Mei 2026 ini mempertemukan 16 tim putra dan delapan tim putri dari berbagai perguruan tinggi. Tak hanya dari Jakarta dan sekitarnya, peserta juga datang dari Banten hingga Riau. Final akan mempertemukan sesama kampus asal Tangerang dan Jakarta Barat tersebut.
Tim putri UPH sukses membalikkan keadaan saat menghadapi Institut Perbanas di semifinal. Tertinggal 6-13 di kuarter pertama, tim tuan rumah bangkit dan menutup laga dengan kemenangan 51-37.
Pebasket UPH, Jennifer Chioma Igbojike, menjadi motor kebangkitan dengan torehan 15 poin. Ia mengakui tekanan bermain di kandang justru menjadi energi tambahan bagi tim.
“Kami yakin bisa memenangkan pertandingan. Tekanan bermain di kandang justru menjadi tambahan motivasi bagi tim. Pelatih juga selalu mengingatkan agar tekanan itu dijadikan energi positif,” ujar Jennifer.
Pelatih tim putri UPH, Fajar Kusumasari, menyebut agenda utama tim saat ini adalah pemulihan kondisi fisik pemain. Ia menilai pertandingan final membutuhkan kesiapan penuh, terutama setelah laga semifinal yang menguras tenaga.
“Kami akan memaksimalkan waktu istirahat agar pemain bisa tampil maksimal di laga penentuan,” kata Fajar.
Kepastian Binus melaju ke final sektor putra dan putri membuat partai puncak menjadi duel internal antarperguruan tinggi. Kedua tim sama-sama menunjukkan konsistensi sepanjang turnamen.
Campus League 2026 Regional Jakarta Season 1 akan menuntaskan seluruh rangkaian pertandingan pada 31 Mei 2026. Laga final dijadwalkan berlangsung di venue yang sama, GOR basket UPH.