Gus Irfan Pastikan Standar Pelayanan dan Kesehatan Jemaah Haji NTB

Penulis: Taufik Rahman  •  Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:17:01 WIB
Menteri Haji dan Umrah meninjau kesiapan pelayanan calon jemaah haji di Asrama Haji NTB.

MATARAM — Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia Mochamad Irfan Yusuf meninjau kesiapan fasilitas dan pelayanan bagi calon jemaah haji di Asrama Haji NTB, Jumat (8/5/2026). Didampingi Wakil Gubernur NTB Indah Dhamayanti Putri, pria yang akrab disapa Gus Irfan tersebut mengecek detail mulai dari kesiapan petugas, layanan kesehatan, hingga urusan konsumsi.

Gus Irfan menyatakan kepuasannya terhadap alur pelayanan yang diterapkan di Embarkasi Lombok. Menurutnya, koordinasi di lapangan sudah berjalan sesuai rencana meskipun terdapat dinamika kecil yang masih bisa ditangani oleh petugas setempat.

“Alhamdulillah saya bersama Bu Wagub NTB melihat situasi, kondisi, dan semua pelayanan berjalan dengan baik sesuai rencana kita. Walaupun ada satu dua kendala di lapangan, tetapi bisa diatasi,” ujar Irfan saat ditemui wartawan di lokasi peninjauan.

Tim Medis Diminta Perketat Skrining Kelaikan Terbang

Fokus utama dalam kunjungan ini tertuju pada pemeriksaan kesehatan calon jemaah. Gus Irfan meminta tim medis tidak berkompromi dalam menentukan status kesehatan jemaah sebelum diberangkatkan ke Arab Saudi. Hal ini berkaitan erat dengan risiko keselamatan jemaah selama menempuh perjalanan udara dan pelaksanaan ibadah yang menguras fisik.

“Kita mendukung teman-teman kesehatan yang sangat ketat memastikan kelayakan calon jemaah untuk terbang atau tidak. Kalau memang tidak layak terbang, saya mendukung keputusan tenaga kesehatan karena mereka yang paling tahu situasinya,” tegasnya.

Keputusan medis dari Balai Kekarantinaan Kesehatan (BKK) menjadi rujukan final. Langkah tegas ini diambil untuk meminimalisir risiko fatalitas jemaah saat berada di pesawat maupun setibanya di Tanah Suci.

Catatan Menu Konsumsi: Sambal Udang dan Kesiapan Dapur

Selain aspek medis, Gus Irfan juga menyisir area dapur untuk memastikan kualitas makanan. Ia mencicipi langsung beberapa menu yang akan disajikan kepada jemaah, termasuk makanan ringan dan lauk pauk. Satu hal yang menarik perhatiannya adalah tingkat kepedasan menu sambal udang.

“Ini pedas ya, apa tidak apa-apa bagi jemaah,” ucapnya sambil tersenyum saat berdialog dengan petugas konsumsi. Catatan ini menjadi bahan evaluasi agar menu yang disajikan tetap mempertimbangkan kondisi pencernaan jemaah, terutama bagi mereka yang lanjut usia.

Di sela peninjauan, menteri juga menyempatkan diri berbincang dengan sejumlah jemaah lansia. Ia memberikan motivasi dan semangat agar para jemaah tetap menjaga kebugaran sebelum jadwal keberangkatan tiba.

Penekanan Istitha’ah Jemaah di Embarkasi Lombok

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umroh (Kemenhaj) NTB Lalu Muhamad Amin menyebutkan bahwa arahan menteri menjadi instruksi mutlak bagi daerah. Pihaknya kini memperketat pemantauan terkait istitha’ah atau kemampuan jemaah dari sisi kesehatan dan fisik.

“Dari pemantauan beliau yang menjadi penekanan adalah supaya diperhatikan terkait istitha’ah (kelayakan jamaah dalam melakukan ibadah haji),” kata Lalu Amin.

Lalu Amin menambahkan, dukungan penuh menteri terhadap skrining kesehatan oleh tim BKK memberikan kepercayaan diri bagi petugas di daerah. Petugas kini memiliki dasar kuat untuk menetapkan status laik terbang bagi setiap calon jemaah haji asal NTB demi keselamatan kolektif.

Reporter: Taufik Rahman
Sumber: globalfmlombok.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top