Danantara Tambah Kepemilikan Saham di BUMN Usai IHSG Anjlok ke 4.996

Penulis: Okta Nugraha  •  Selasa, 20 Oktober 2026 | 08:48:31 WIB
Kepala BP BUMN Dony Oskaria menyampaikan rencana Danantara menambah kepemilikan saham di BUMN berfundamental kuat.

NUSA TENGGARA BARAT — Danantara berencana menambah kepemilikan saham di sejumlah BUMN dengan fundamental kuat, menyusul anjloknya IHSG ke level 4.996 pada penutupan Senin (19/10). Rencana itu disampaikan Kepala BP BUMN yang juga COO Danantara, Dony Oskaria, di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta. Langkah tersebut dibaca sebagai upaya menopang pasar di tengah tekanan jual yang menekan saham-saham bank besar.

Menurut Dony, pelemahan indeks merupakan bagian dari dinamika pasar yang wajar. Dia menilai fundamental emiten menjadi faktor utama yang menentukan arah kebijakan Danantara ke depan.

"Nanti akan menambah kepemilikan (saham), akan kami cek utamanya yang saham-saham bagus fundamentalnya," kata Dony saat ditemui di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (19/10).

Seberapa Dalam Koreksi IHSG?

IHSG ditutup rontok 3,64 persen atau 188,50 poin ke level 4.996 pada penutupan perdagangan Senin (19/10). Sepanjang sesi pertama, indeks bahkan sempat turun 5,05 persen ke level 4.923.

Data Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat volume transaksi mencapai 33,84 miliar saham dengan frekuensi 1,61 juta kali. Kapitalisasi pasar tercatat Rp 8.863 triliun, sementara total nilai transaksi sebesar Rp 25,02 triliun.

Tekanan paling dalam dialami saham perbankan. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) rontok 6,86 persen ke level 4.820, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) anjlok 3,79 persen ke level 2.540, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) merosot 0,88 persen ke level 3.360, dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) turun 0,34 persen ke level 2.960.

Respons Danantara dan Sinyal Demutualisasi

Dony menegaskan fundamental perekonomian nasional tetap kuat. Dia memperkirakan indeks akan kembali menguat secara bertahap setelah tekanan jual mereda.

"Itu biasa dinamika nanti pelan-pelan (naik), yang paling penting sebetulnya fundamental kita bagus, Danantara juga nanti akan menambah kepemilikan," ujarnya.

Di sisi lain, Dony menyampaikan proses demutualisasi bursa berjalan baik. Menurut dia, langkah tersebut merupakan bagian dari transformasi bursa yang tengah disiapkan otoritas pasar modal.

Bagaimana Bursa Asia BergeraK?

Pergerakan indeks kawasan Asia pada hari yang sama bervariasi. Nikkei Jepang turun 0,46 persen ke level 65.026, Shanghai Composite naik 0,39 persen ke level 3.730, Hang Seng naik 0,52 persen ke level 24.186, dan Kospi Korea tumbuh 1,76 persen ke level 5.768.

Rencana penambahan kepemilikan saham oleh Danantara menjadi sinyal bahwa negara hadir sebagai pembeli di saat pasar tertekan. Bagi investor ritel, arah kebijakan ini layak dicermati karena menyangkut emiten-emiten berkapitalisasi besar yang selama ini menjadi penopang indeks.

Reporter: Okta Nugraha
Sumber: katadata.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top