MATARAM — Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal menerima jajaran manajemen Aman Air di ruang kerjanya, Kamis (15/10) petang, untuk membahas kelanjutan rencana tersebut. Pemerintah daerah menyatakan komitmen memberikan kemudahan dan jaminan kepastian investasi bagi investor yang masuk ke sektor pariwisata bahari.
Komitmen itu diwujudkan melalui pembentukan BUMD non-finansial, NTB Capital, yang bertugas membantu investor menyelesaikan kendala perizinan lintas kementerian hingga dinamika sosial di lapangan.
Gubernur menyebut pembentukan holding BUMD baru ini sebagai bentuk jaminan kepada investor. Pemerintah daerah akan mengurus semua perizinan dan kendala sosial, sementara investor cukup fokus pada pengembangan bisnisnya.
"Tujuan dibentuknya holding BUMD baru ini adalah sebagai jaminan kepada investor. Jika ada investor yang ingin berinvestasi di NTB, kami akan bantu mengurus semua perizinan dan kendala sosial. Investor cukup fokus pada pengembangan bisnisnya, sisanya pemerintah daerah yang menangani," kata Gubernur.
Moda seaplane dirancang membuka konektivitas dari Bali melalui Pelindo Benoa menuju destinasi strategis NTB seperti Mandalika hingga Teluk Saleh. Direktur Aman Air, Michael Allan Nicholas, menyatakan progres operasional di NTB terus berjalan positif.
Fasilitas pendukung di bandara sudah disiapkan, mencakup ruang perawatan pesawat (maintenance) dan area layanan tiket (ticketing room).
"Saat ini progres operasional di NTB terus berjalan. Kami sudah menyiapkan ruang perawatan pesawat (maintenance) dan area layanan tiket (ticketing room) di bandara untuk mendukung operasional penerbangan," ujar Michael.
Penerbangan seaplane dan pembangunan marina akan membentuk satu ekosistem pariwisata bahari terpadu. Ekosistem ini menghubungkan Bali, Lombok, hingga pulau-pulau kecil potensial di NTB.
Michael menjelaskan bahwa pihaknya ingin membangun fondasi yang kuat dan berkelanjutan hingga puluhan tahun ke depan. Seaplane dan marina disebut sebagai satu kesatuan fasilitas yang membuka akses menuju lokasi eksotis baru, sekaligus menarik investasi akomodasi dan resor di sekitarnya.
"Kami ingin membangun fondasi yang kuat dan berkelanjutan hingga puluhan tahun ke depan. Seaplane dan marina adalah satu kesatuan fasilitas yang membuka akses menuju lokasi-lokasi eksotis baru, sekaligus menarik investasi akomodasi dan resor di sekitarnya," jelasnya.
Aman Air membawa rekam jejak penerbangan pesawat amfibi jangka panjang dari Kanada untuk diterapkan di Indonesia. Tim mereka disebut memiliki pengalaman puluhan tahun mengoperasikan seaplane di negara tersebut.
"Tim kami memiliki pengalaman puluhan tahun dalam mengoperasikan seaplane di Kanada. Kami optimistis kehadiran seaplane di NTB tidak hanya menghadirkan pengalaman berwisata kelas dunia, tetapi juga memperkuat konektivitas antarwilayah pesisir secara aman dan efisien," tutur Michael.
Gubernur menekankan pentingnya pelibatan masyarakat lokal secara inklusif melalui pendekatan social engineering dan penyiapan SDM sejak dini. Pemerintah daerah menyiapkan pelatihan dan sekolah vokasi (SMK) bagi pemuda lokal agar menjadi bagian dari ekosistem industri ini.
"Pengembangan pariwisata berkategori quality tourism ini harus berdampak langsung pada kesejahteraan warga. Pemerintah daerah siap menyiapkan pelatihan dan sekolah vokasi (SMK) bagi pemuda lokal agar mereka menjadi bagian dari ekosistem industri ini dan tidak hanya menjadi penonton," tegasnya.
Pengembangan seaplane, marina, dan superyacht diharapkan menjadikan NTB sebagai salah satu hub pariwisata bahari utama di Indonesia, dengan target wisatawan mancanegara segmen premium.