MATARAM — Pertamina Patra Niaga mempercepat operasional Integrated Terminal (IT) Ampenan dari jadwal reguler sebagai langkah taktis menjaga stok bahan bakar di Pulau Lombok. Armada mobil tangki di seluruh wilayah NTB juga dimaksimalkan untuk memastikan distribusi ke jaringan SPBU berjalan lancar.
Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, menyatakan penguatan pasokan ke Pulau Lombok menjadi prioritas utama. Kapal suplai pertama telah bersandar membawa muatan 2.100 KL Pertalite dan 500 KL Pertamax, sementara kapal berikutnya membawa tambahan 2.000 KL Pertalite serta 3.000 KL Biosolar.
Stok di SPBU Lombok Terpantau Aman, Ini Rinciannya
Hasil pantauan tim lapangan menunjukkan kondisi stok di sejumlah SPBU Lombok berada dalam status aman dan siap melayani pengisian kendaraan masyarakat. Data ini sekaligus menepis kekhawatiran akan terjadinya krisis stok di tingkat penyalur.
- SPBU 54.836.09 Lenek: 8 KL
- SPBU 54.836.11 Masbagik: 16 KL
- SPBU 54.836.04 Sekarteja: 8 KL
- SPBU 54.836.15 Rempung: 8 KL
Pertamina Minta Warga Tak Panic Buying
Untuk menjaga kenyamanan di area pengisian, Pertamina Patra Niaga berkoordinasi intensif dengan Aparat Penegak Hukum (APH) dan pemangku kepentingan setempat. Koordinasi ini bertujuan mengatur ketertiban antrean di SPBU agar pelayanan publik berjalan tertib dan kondusif.
"Kami terus mengoptimalkan seluruh sumber daya yang tersedia, mulai dari pengoperasian lebih awal IT Ampenan, kedatangan tambahan suplai BBM, hingga pemanfaatan armada mobil tangki di wilayah NTB. Langkah ini kami lakukan untuk memastikan distribusi berjalan lancar sehingga kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi," kata Ahad Rahedi dalam keterangan resminya, Senin (3/8/2026).
Pihaknya mengimbau masyarakat NTB, khususnya di Pulau Lombok, untuk tetap tenang dan membeli BBM secara bijak sesuai kebutuhan harian. Masyarakat yang membutuhkan informasi lebih lanjut atau ingin menyampaikan keluhan terkait layanan maupun penyaluran BBM dapat menghubungi Pertamina Contact Center 135 yang beroperasi selama 24 jam.