Pencarian

Kadiskominfo NTB Serahkan Piagam ke Dewan Juri Lomba Jurnalistik dan Fotografi Porwada 2026

Sabtu, 27 Juni 2026 • 22:44:31 WIB
Kadiskominfo NTB Serahkan Piagam ke Dewan Juri Lomba Jurnalistik dan Fotografi Porwada 2026
Kadiskominfo NTB menyerahkan piagam penghargaan kepada dewan juri Lomba Jurnalistik dan Fotografi Porwada 2026 di Universitas Mataram.

MATARAM — Kepala Diskominfo dan Arsip NTB, DR H Ahsanul Khaliq, menyerahkan langsung piagam penghargaan kepada dewan juri Lomba Karya Jurnalistik dan Fotografi Porwada 2026. Acara digelar di Sport Centre Universitas Mataram, Jumat (26/6/2026) sore.

AKA, sapaan akrab Ahsanul Kholiq, berharap para juara nantinya mampu meraih medali di Porwanas Lampung tahun depan. “Semoga bisa juara Porwanas nanti tahun 2027,” ujarnya.

Juri Berkompeten di Bidangnya

Koordinator lomba, Rudi Hidayat, menyebut dewan juri yang dipilih memiliki kapabilitas mumpuni. Untuk kategori karya jurnalistik, penilaian dilakukan oleh Nurdin Rangga Barani (mantan wartawan MBM Sinar), Akdiansyah S.H.I (anggota DPRD NTB), dan Bambang Mei Finarwanto (Direktur M16).

Sementara kategori fotografi dinilai oleh Ferry Gunawan (fotografer profesional), H Boy Mashudi (wartawan senior sekaligus Ketua JMSI NTB), dan Ust. Suaeb Qury yang juga komisioner KIP NTB, penulis buku, dan Ketua Infokomdigi MUI NTB.

Lima Mata Lomba untuk Jurnalistik dan Fotografi

Lomba karya jurnalistik mencakup lima kategori: TV Porwada, Features Porwada, Features Wisata Loang Balok, Features Olahraga, dan Medsos Porwada. Sementara itu, lomba fotografi juga memiliki lima mata lomba: Pembukaan Porwada, Wisata Loang Baloq, Pemprov NTB, Grand Final Porwada, dan Ekonomi NTB.

Peserta yang mengikuti loma jurnalistik tercatat 17 wartawan, sedangkan fotografi diikuti 5 wartawan.

Aspek Penilaian: Dari Ide Orisinal hingga Ketajaman Gambar

Untuk karya jurnalistik, aspek yang dinilai meliputi kesesuaian tema dan judul dengan isi tulisan, keaslian ide, kedalaman liputan, serta penggunaan bahasa EYD, gaya penulisan, dan struktur kalimat. Panjang tulisan minimal 300 kata dan maksimal 1.000 kata.

Ferry Gunawan menjelaskan, penilaian fotografi mencakup kesesuaian tema, ketajaman gambar, pemilihan angle, dan komposisi yang menarik. “Kita apresiasi tulisan dan karyanya sangat berbobot,” kata Bambang Mei Finarwanto, juri karya jurnalistik, menambahkan potensi wartawan NTB luar biasa.

Suaeb Qury berharap lomba fotografi untuk wartawan sering digelar. “Semoga bisa juara Porwanas nanti tahun 2027,” harapnya.

Follow lensasumbawa.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: lombokboss.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks