NUSA TENGGARA BARAT — Anthropic akhirnya mendapatkan lampu hijau parsial dari pemerintah AS untuk mendistribusikan model AI terbarunya, Claude Mythos 5. Berdasarkan laporan Semafor, Menteri Perdagangan Howard Lutnick telah mengirimkan surat resmi kepada Chief Compute Officer Anthropic, Tom Brown, pada Jumat lalu yang menyatakan pencabutan sebagian pembatasan ekspor terhadap model tersebut.
"Saya memutuskan bahwa perlindungan yang memadai telah diterapkan untuk mengizinkan mitra tepercaya tertentu mengakses Model Claude Mythos 5," tulis Lutnick dalam suratnya. Ia juga menyinggung "kemajuan signifikan" dalam perundingan intensif antara pemerintah dan Anthropic sejak blokade diberlakukan.
Akar Masalah: Kekhawatiran Keamanan Nasional
Larangan ekspor terhadap Claude Mythos 5 dan Fable 5 diberlakukan dua pekan lalu. Meski alasan pasti masih simpang siur, beberapa laporan menyebut kekhawatiran bermula setelah CEO Amazon Andy Jassy melaporkan adanya celah keamanan (jailbreak) pada model Anthropic kepada Menteri Keuangan AS Scott Bessent. Celah ini dikhawatirkan membuat model rentan disalahgunakan.
Faktor lain yang disebut-sebut adalah kekhawatiran Gedung Putih terhadap potensi akses China ke teknologi Claude Mythos. Situasi ini memicu perundingan maraton antara Anthropic dan pemerintah AS selama dua minggu terakhir.
Nasib Claude Fable 5: Masih dalam Proses
Sampai saat ini, belum ada kejelasan kapan Claude Fable 5 akan kembali bisa diakses oleh publik. Surat dari Menteri Lutnick disebut "tidak menyebutkan Fable 5 sama sekali" oleh Semafor. Namun, sumber yang dekat dengan perundingan mengatakan kedua pihak bergerak menuju pelepasan Fable 5, meski jadwalnya belum bisa dipastikan.
Anthropic sendiri telah mengonfirmasi kabar ini melalui unggahan di X. Perusahaan menyatakan akan "terus bekerja dengan pemerintah untuk memperluas akses ke Mythos 5 dan membuat Fable 5 tersedia untuk penggunaan umum kembali."
Konteks Persaingan: Bertepatan dengan Rilis GPT-5.6
Kabar ini muncul hanya beberapa jam setelah OpenAI merilis model GPT-5.6 secara terbatas. Sama seperti Anthropic, OpenAI juga hanya membuka akses ke segelintir mitra tepercaya yang telah disetujui pemerintah AS. Rencananya, peluncuran yang lebih luas akan dilakukan dalam beberapa pekan ke depan.
Persaingan di industri AI kian memanas. Baik Anthropic maupun OpenAI sama-sama berhadapan dengan pengawasan ketat pemerintah AS terkait keamanan model dan potensi penyalahgunaan teknologinya.
Bagi pengguna Indonesia yang tertarik dengan perkembangan model AI ini, belum ada informasi kapan akses ke Claude Mythos 5 atau Fable 5 akan tersedia di luar institusi AS. Pantau terus perkembangan selanjutnya.