Kontes Sapi Pertama di Loteng Diikuti 83 Peserta, Sapi 1,08 Ton Asal Jelantik Juara

Penulis: Okta Nugraha  •  Senin, 26 Oktober 2026 | 08:47:01 WIB
Sapi berbobot 1,08 ton asal Jelantik menjadi juara dalam kontes sapi pertama di Lombok Tengah yang diikuti 83 peserta.

LOMBOK TENGAH — Kontes sapi yang menjadi rangkaian perayaan Hari Jadi ke-81 Loteng itu mempertandingkan lima kelas: pedet jantan dan betina, poil 1, non poil, serta kategori ekstrem. Penilaian kategori ekstrem bertumpu pada bobot sapi, sementara kelas lain mempertimbangkan kondisi kesehatan dan bentuk badan ternak.

Selain Samalas, ada dua sapi lain berbobot di atas satu ton yang ikut berlaga di Pasar Hewan Barabali. Ketiganya menjadi sorotan warga yang memadati lokasi kontes sejak pagi.

Lima Kelas Kontes dan Kriteria Penilaian

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pertanian Loteng, Zaenal Arifin, menyebut pihaknya melibatkan ahli peternakan dari Provinsi NTB dan pakar Universitas Mataram untuk menjaga independensi penilaian.

"Khusus untuk kategori ekstrem itu yang jadi penilaian utamanya yakni bobot sapinya. Sedangkan kategori lain, masih mempertimbangan kodisi kesehatan dan bentuk badan sapi," terang Zaenal kepada awak media.

Dinas Pertanian Loteng bertindak sebagai penyelenggara. Kontes digelar Minggu (25/10/2026) siang dan terbuka bagi peternak dari seluruh Pulau Lombok.

Beternak Dianggap Kurang Menjanjikan, Bupati Bantah lewat Kontes

Bupati Loteng Lalu Pathul Bahri menilai ajang ini lebih dari sekadar kompetisi. Menurutnya, kontes menjadi wahana silaturahmi peternak untuk saling bertukar informasi soal peternakan, sehingga terjadi transformasi pengetahuan antar-peternak.

"Tidak kalah penting dari kontes ini, kita ingin membangkitkan semangat beternak di tengah masyarakat di daerah ini," ujar Pathul.

Pathul menyoroti pandangan sebagian warga yang menganggap beternak kurang menjanjikan secara ekonomi. Padahal, harga satu ekor sapi bisa menembus Rp100 juta lebih bila dijalankan dengan tekun dan disiplin.

"Selama ini beternak sering dipandang kurang menjanjikan secara ekonomi oleh masyarakat. Nah, melalui kontes ini kita tunjukkan kepada masyarakat bahwa beternak juga bisa memberikan manfaat ekonomi yang besar," tegasnya.

Loteng Siapkan Kontes Sapi Jadi Agenda Tahunan

Sukses penyelenggaraan pertama membuat Pemkab Loteng berencana menjadikan kontes sapi sebagai event tetap tahunan. Cakupan peserta juga akan diperluas ke Pulau Sumbawa, tidak hanya Lombok.

Perluasan itu membuka peluang persaingan lebih ketat antar-peternak di dua pulau. Dinas Pertanian Loteng belum merinci jadwal pelaksanaan kontes edisi berikutnya.

Reporter: Okta Nugraha
Sumber: suarantb.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top