MATARAM — Sebanyak 26 kontainer logistik MotoGP 2026 bergeser menuju bandara dengan pengawalan personel Satuan Patroli Jalan Raya (PJR) Ditlantas Polda NTB. Pengawalan berlangsung dalam dua gelombang, setiap gelombang membawa 13 kontainer.
Enam personel PJR dikerahkan dalam kegiatan tersebut. Mereka mengoperasikan tiga unit mobil dinas double cabin Isuzu D-Max serta satu unit Isuzu MU-X untuk mengawal pergerakan logistik dari Mataram menuju bandara.
Dirlantas Polda NTB Kombes Pol. Iman Pribadi Santoso menyatakan pengawalan dilakukan untuk mendukung kelancaran distribusi logistik setelah rangkaian MotoGP Mandalika 2026 selesai.
"Pengawalan ini kami lakukan untuk memastikan pergerakan logistik menuju bandara berjalan aman, tertib, serta lancar. Personel di lapangan juga memantau situasi lalu lintas sepanjang perjalanan," ujar Kombes Iman.
Polisi menyebut pengiriman berikutnya akan menyusul pada sore hari. Keselamatan selama proses pemindahan logistik tetap menjadi prioritas utama dalam setiap gelombang pengawalan.
Jalur yang dilintasi iring-iringan kontainer menjadi perhatian petugas, terutama saat arus lalu lintas di sekitar Mataram menuju bandara cukup padat.
Kombes Iman turut mengimbau pengguna jalan tetap tertib saat melintas di jalur pengawalan. Pengguna jalan diminta tidak memaksakan diri mendahului iring-iringan.
"Pengguna jalan kami minta mematuhi aturan lalu lintas, menjaga jarak aman, serta mengikuti arahan petugas. Jangan memaksakan diri mendahului iring-iringan pengawalan, karena keselamatan harus menjadi prioritas," tegasnya.
Pengawalan logistik ini menjadi rangkaian penutup setelah perhelatan MotoGP Mandalika 2026 rampung. Seluruh peralatan dan material pendukung dikembalikan melalui bandara sebelum dikirim ke lokasi berikutnya.