3 Kontainer Anyaman Ketak NTB Dikirim ke Jerman, Belgia, dan Malaysia, Ekspor Kelima PT Fatih Craft Lombok

Penulis: Taufik Rahman  •  Senin, 24 Agustus 2026 | 18:52:31 WIB
Tiga kontainer produk homedecor anyaman ketak asal NTB diberangkatkan dari Mataram untuk pasar Jerman, Belgia, dan Malaysia.

MATARAM — Industri kerajinan anyaman ketak NTB kembali menembus pasar Eropa dan Asia. Tiga kontainer produk homedecor dari PT Fatih Craft Lombok dilepas secara seremonial di Halaman Gedung Bale Kita, Kawasan Islamic Center Kota Mataram, Senin (24/8/2026). Tujuan pengiriman kali ini mencakup Jerman, Belgia, dan Malaysia.

Kegiatan ini dihadiri Ketua Dekranasda Provinsi NTB Sinta M. Iqbal, Kepala Kanwil Kementerian Hukum NTB I Gusti Putu Milawati, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTB, serta Direktur Utama Bank NTB Syariah. Unsur pemerintah daerah dan perwakilan PT AMMAN Mineral turut hadir memberikan dukungan.

Permintaan Tinggi, Jumlah Pengrajin Masih Terbatas

Ketua Dekranasda Provinsi NTB, Sinta M. Iqbal, mengungkapkan bahwa pelepasan ini merupakan ekspor kelima yang dilakukan PT Fatih Craft Lombok. Ia menegaskan permintaan pasar internasional terhadap kerajinan NTB terus meningkat, namun kapasitas produksi masih menjadi tantangan.

“Permintaan pasar cukup banyak, namun jumlah pengrajin kita masih terbatas. Selain itu, sebagian besar pengrajin yang terlibat merupakan perempuan,” ujarnya di sela acara.

Menurut Sinta, promosi produk kerajinan NTB kini juga memanfaatkan media sosial. Platform seperti Facebook dinilai efektif untuk memperluas jangkauan pasar dan memperkenalkan anyaman ketak ke calon pembeli di luar negeri.

Layanan Kekayaan Intelektual Jadi Kunci Daya Saing

Kepala Kanwil Kementerian Hukum NTB, I Gusti Putu Milawati, menyebut keberhasilan ekspor ini membuktikan pelaku usaha NTB mampu bersaing di pasar global. Namun ia menekankan bahwa daya saing tidak hanya ditentukan oleh kualitas produk dan akses pasar, melainkan juga perlindungan hukum.

“Kanwil Kementerian Hukum NTB berkomitmen untuk terus mendukung pelaku usaha dan industri kreatif melalui layanan kekayaan intelektual, sehingga produk-produk unggulan NTB tidak hanya mampu menembus pasar global, tetapi juga memiliki perlindungan hukum yang kuat dan nilai tambah yang berkelanjutan,” kata Milawati.

Sinergi lintas sektor ini dinilai penting untuk memperkuat ekosistem industri kreatif di daerah. Dukungan dari perbankan dan instansi vertikal diharapkan mampu menjaga momentum pertumbuhan ekspor kerajinan NTB ke depan.

Apresiasi Pelaku Usaha atas Fasilitasi Pemerintah

Direktur PT Fatih Craft Lombok, Sapriadi, menyampaikan bahwa pengiriman ini merupakan wujud keberhasilan pelaku usaha dalam memanfaatkan peluang pasar internasional. Ia memberikan apresiasi kepada pemerintah daerah dan berbagai instansi yang telah memfasilitasi proses ekspor.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi NTB, Lalu Wiranata, menambahkan bahwa capaian ini mencerminkan meningkatnya kepercayaan pembeli luar negeri terhadap kualitas produk pengrajin NTB. Acara ditutup dengan penyerahan Certificate of Origin (COO) kepada Direktur PT Fatih Craft Lombok dan pelepasan simbolis oleh Ketua Dekranasda Provinsi NTB.

Reporter: Taufik Rahman
Sumber: radarmandalika.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top