Crystal Palace Juara Lagi, Gelar Ketiga dalam 12 Bulan setelah Kalahkan Rayo Vallecano

Penulis: Sigit Wicaksono  •  Jumat, 29 Mei 2026 | 02:35:01 WIB
Crystal Palace meraih gelar ketiga dalam 12 bulan setelah mengalahkan Rayo Vallecano di Red Bull Arena.

NUSA TENGGARA BARAT — Laga yang digelar di Red Bull Arena itu memang sudah diprediksi akan berjalan sengit. Kedua tim mewakili komunitas kelas pekerja di ibu kota masing-masing, London dan Madrid, yang selama ini hidup di bawah bayang-bayang raksasa seperti Chelsea atau Real Madrid. Namun, romantisme itu sirna begitu peluit panjang dibunyikan.

Kekuatan Finansial Jadi Pembeda

Crystal Palace yang punya pundi-pundi uang lebih besar mampu tampil dominan. Sepanjang pertandingan, Rayo Vallecano kesulitan mengembangkan permainan dan nyaris tidak memberikan ancaman berarti ke gawang lawan.

Pukulan telak datang dari Jean-Philippe Mateta yang memastikan kemenangan The Eagles. Alih-alih marah, puluhan ribu suporter Rayo yang dikenal sebagai Bukaneros justru memberikan dukungan penuh. Mereka membentangkan spora bertuliskan "I know no greater victory than to be with you in defeat" begitu laga usai. Banyak pemain Rayo pun tak kuasa menahan air mata.

Glasner Pesta Gol, Wharton Puji Pelatih

Euforia kemenangan terasa di kubu Crystal Palace. Pelatih Oliver Glasner melakukan selebrasi tak biasa dengan belly-slide di atas lapangan, sebuah pemandangan yang bahkan lebih mengejutkan dari backflip yang dilakukan gelandang Adam Wharton di ruang ganti.

"Dia adalah salah satu manajer terbaik yang pernah dimiliki Crystal Palace," puji Wharton kepada awak media. "Dia mengubah cara pandang klub terhadap kompetisi. Kami tidak hanya ingin bertahan di Premier League atau sekadar bermain di Eropa, tapi kami ingin menang dan berada di posisi setinggi mungkin."

Saat ditanya soal kemungkinan hengkang, Glasner dengan tegas menjawab akan tetap bertahan. "Saya bilang ke pemain setelah FA Cup, raihlah apa yang pantas kalian dapatkan. Sekarang, dengan penundaan satu tahun, Crystal Palace akhirnya berada di tempat yang seharusnya," ucapnya.

Ancaman 'Hiu' di Bursa Transfer Musim Panas

Meski sukses, Crystal Palace sudah pasti akan menghadapi perburuan pemain di bursa transfer mendatang. Dalam 12 bulan terakhir, mereka sudah kehilangan Eberechi Eze, Michael Olise, dan Marc Guéhi.

Football Daily memperkirakan Jean-Philippe Mateta, Adam Wharton, dan Maxence Lacroix akan menjadi incaran klub-klub besar. "Kami hampir pasti melewatkan beberapa aset berharga lain yang akan menjadi bagian dari eksodus berikutnya, tapi tenang saja, hiu-hiu dari klub yang lebih besar dan kurang sukses tidak akan tinggal diam," tulis Football Daily dalam laporannya.

Reporter: Sigit Wicaksono
Sumber: theguardian.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top