NUSA TENGGARA BARAT — Xiaomi akhirnya buka suara soal spesifikasi kunci lini terbarunya, Xiaomi 17T Series. Lewat pengumuman resmi jelang peluncuran, pabrikan asal China itu memastikan kapasitas baterai untuk model tertingginya, Xiaomi 17T Pro, dan mengungkap detail prosesor yang bakal digunakannya.
Untuk pasar global, Xiaomi 17T Pro dibekali baterai berbasis silikon-karbon (silicon-carbon battery) berkapasitas 7.000 mAh. Angka ini merupakan lompatan signifikan dibanding pendahulunya yang "hanya" 5.000 mAh.
Xiaomi mengklaim baterai raksasa ini sanggup mendukung perekaman video kontinu hingga 9,5 jam dalam sekali charge. Namun, hingga saat ini perusahaan belum mengungkap spesifikasi pengisian dayanya—apakah akan mendukung fast charging 90W, 120W, atau bahkan lebih tinggi.
Selain baterai, Xiaomi juga mengonfirmasi bahwa jajaran 17T Series akan terdiri dari dua model: Xiaomi 17T dan Xiaomi 17T Pro. Kedua ponsel ini sebelumnya sudah muncul dalam sejumlah bocoran, termasuk bocoran spesifikasi chipset dan desain.
Meski detail chipset untuk varian standar belum disebut, Xiaomi dipastikan akan menyematkan prosesor flagship terbaru untuk model Pro. Informasi lebih lanjut soal dapur pacu diperkirakan baru akan diumumkan bersamaan dengan acara peluncuran resmi.
Dengan baterai 7.000 mAh, Xiaomi 17T Pro secara langsung menantang ponsel-ponsel lain di segmen flagship yang rata-rata masih bertahan di kapasitas 5.000 mAh hingga 6.000 mAh. Keunggulan ini jelas menyasar pengguna berat—mulai dari mobile gamer, content creator yang sering merekam video di luar ruangan, hingga pengguna yang ingin HP tahan seharian penuh tanpa perlu charging di tengah jalan.
Kendati demikian, keputusan akhir tetap menunggu harga resmi dan ketersediaan di Indonesia. Jika banderolnya kompetitif, Xiaomi 17T Pro berpotensi menjadi pilihan menarik bagi mereka yang prioritas utamanya adalah daya tahan baterai maksimal.