NUSA TENGGARA BARAT — CEO Asosiasi Sepak Bola Wales (FAW) Noel Mooney menilai surat Presiden FIFA Gianni Infantino tidak berbicara soal reformasi besar-besaran di tubuh federasi. Mooney menyebut isi surat itu hanya menyangkut tinjauan independen terhadap proyek strategis dan inisiatif, bukan perombakan FIFA secara menyeluruh.
Pernyataan Mooney muncul setelah Infantino mengirim surat kepada anggota Dewan FIFA dan seluruh asosiasi nasional. Dalam surat itu, Infantino mengusulkan tinjauan eksternal terhadap cara kerja badan pengatur sepak bola dunia tersebut dan menyatakan terbuka terhadap reformasi.
Infantino menjelaskan proses independen itu akan "merekomendasikan potensi perbaikan". Namun Mooney menilai tajuk berita yang beredar soal reformasi besar di FIFA tidak sesuai dengan isi surat yang ia baca sendiri.
"Saya melihat tajuk berita hari ini soal reformasi besar di FIFA - menurut saya, bukan begitu isi suratnya, jujur saja," kata Mooney.
"Saya melihat surat yang dikirim, isinya sebenarnya tidak menyebut reformasi FIFA itu sendiri. Surat itu berbicara soal reformasi di sekitar proyek dan inisiatif strategis. Mereka akan meninjau bagaimana konsultasi dilakukan dan bagaimana keputusan diambil terkait hal itu," ujarnya menambahkan.
Tekanan terhadap Infantino meningkat setelah proposal FIFA Forward Enterprise (FFE) batal. Rencana itu melibatkan penjualan saham Piala Dunia dan sejumlah kompetisi lain kepada investor swasta, dan memicu reaksi keras dari berbagai pihak.
FAW termasuk asosiasi nasional pertama yang mencabut dukungan terhadap pencalonan Infantino untuk melanjutkan kepemimpinannya di FIFA. Infantino akan mencalonkan diri untuk periode keempat pada Maret 2027, sementara para penentangnya punya waktu hingga 18 November untuk mencari kandidat alternatif.
Mooney menegaskan FAW tidak akan memberikan dukungan kepada Infantino. Menurutnya, sosok pemimpin FIFA seharusnya menjadi penjaga moral permainan, bukan pihak yang menjual sebagian aset sepak bola.
"Dengan presiden FIFA, Anda mencari penjaga moral permainan. Anda tidak mencari seseorang yang menjual sebagian dari permainan itu," kata Mooney kepada BBC Radio Wales Phone In.
"Piala Dunia tidak butuh ekuitas swasta. Mereka punya miliaran dan miliaran dolar dalam cadangan. Beri kami uangnya. Biarkan kami membangun lapangan. Anda punya banyak cadangan. Mari kita dapatkan secepat mungkin," ujarnya.
Mooney juga mengungkap pengalamannya dalam pertemuan di Miami sebelum Piala Dunia dimulai, yang dihadiri semua 211 federasi. Ia berdiri dan menyampaikan perbandingan pendapatan turnamen.
"Pendapatan untuk Qatar sekitar delapan miliar. Pendapatan untuk Piala Dunia di Kanada, Amerika Serikat, dan Meksiko adalah 16 miliar. Artinya ada kenaikan pendapatan 100 persen, beri kami pertumbuhan 100 persen," kata Mooney menirukan pernyataannya dalam pertemuan tersebut.
Pernyataan Mooney mempertegas jarak antara sebagian asosiasi nasional dengan kepemimpinan Infantino menjelang pemilihan presiden FIFA 2027. FAW tetap pada posisinya untuk tidak mendukung pencalonan kembali orang nomor satu di federasi sepak bola dunia itu.