NUSA TENGGARA BARAT — Apple dikabarkan akan mengubah peta jalan prosesor buatannya secara drastis. Berdasarkan laporan terbaru dari Power On newsletter Mark Gurman di Bloomberg, perusahaan asal Cupertino itu memutuskan untuk tidak melanjutkan pengembangan chip M6 Pro, M6 Max, dan M6 Ultra. Sebagai gantinya, Apple akan langsung melompat ke generasi M7 yang disebut memiliki peningkatan kemampuan pemrosesan saraf (neural processing) secara signifikan.
Keputusan ini diambil karena Apple menilai peningkatan pada arsitektur M7 terlalu penting untuk ditunda. "Apple telah merencanakan peningkatan pemrosesan saraf besar-besaran untuk keluarga M7 dan akhirnya memutuskan bahwa perbaikan tersebut cukup penting untuk membenarkan percepatan generasi berikutnya daripada menyelesaikan jajaran M6," tulis Gurman dalam laporannya.
Dampaknya, tidak akan ada chip M6 Ultra yang biasanya menjadi varian tertinggi untuk perangkat seperti Mac Studio. Langkah ini menandai pertama kalinya Apple memangkas satu generasi penuh chip Pro dan Max sejak transisi dari prosesor Intel.
Meskipun melewatkan varian Pro dan Max, Apple tetap akan merilis chip M6 dasar pada akhir tahun ini. Berikut adalah jadwal rilis yang dilaporkan oleh Gurman:
Sebagai informasi, chip M5 Pro dan M5 Max baru saja dirilis pada Maret 2026. Sementara itu, chip M5 Ultra untuk Mac Studio masih dijadwalkan hadir paling cepat tahun ini.
Produk pertama yang akan menggunakan chip M6 dasar adalah MacBook Pro 14 inci yang dijadwalkan rilis pada akhir 2026. Setelah itu, Apple akan fokus mengembangkan ekosistem berbasis chip M7. Gurman menyebut chip M7 Ultra secara khusus akan menghadirkan peningkatan performa AI yang dramatis dan kemungkinan akan digunakan untuk menopang server Apple Intelligence mulai tahun 2029.
"AI bukan lagi sekadar fitur lain yang perlu didukung oleh chip Apple," ujar Gurman. "AI kini membentuk cara produk-produk tersebut dirancang dan kapan produk tersebut dikirimkan." Pernyataan ini menegaskan bahwa Apple melihat kecerdasan buatan sebagai fondasi utama arsitektur chip masa depan, bukan sekadar tambahan spesifikasi.
Bagi pengguna di Indonesia yang menantikan MacBook Pro atau Mac Studio dengan performa AI terbaru, strategi ini berarti produk dengan kemampuan komputasi neural paling canggih baru akan tersedia pada 2027 hingga 2028. Sementara itu, chip M6 dasar di MacBook Pro 14 inci akhir tahun ini bisa menjadi pilihan bagi yang membutuhkan upgrade tanpa harus menunggu lompatan generasi M7.