NUSA TENGGARA BARAT — Bagi penggemar Samsung yang menantikan penerus lini FE, kabar terbaru datang dari India. Perangkat dengan kode SM-S741B/DS telah tercatat di database Bureau of Indian Standards (BIS). Akhiran "DS" pada nomor model tersebut, seperti dilaporkan oleh beberapa sumber, mengonfirmasi dukungan dual-SIM untuk pasar India.
Ini bukan kali pertama Galaxy S26 FE muncul di hadapan publik. Sebelumnya, perangkat dengan nomor model SM-S741 sudah terlihat di database WPC (Wireless Power Consortium). Sementara itu, situs GSMA juga mencatat kehadiran varian SM-S741B/DS yang sama.
Dari sertifikasi WPC, terungkap bahwa ponsel ini telah mengantongi sertifikasi Qi2. Standar pengisian daya nirkabel terbaru ini menjanjikan kecepatan dan efisiensi yang lebih baik dibandingkan pendahulunya. Satu informasi lain yang muncul dari database tersebut adalah dukungan daya maksimum sebesar 5.0W, meski belum jelas apakah ini untuk pengisian daya nirkabel atau reverse charging.
Informasi dari GSMA turut mengungkap beberapa spesifikasi kunci. Galaxy S26 FE diprediksi akan hadir dengan RAM sebesar 8GB. Dari sisi perangkat lunak, ponsel ini diperkirakan akan berjalan di atas sistem operasi Android 17, yang tentunya merupakan versi terbaru saat perangkat ini dirilis nanti.
Perlu diingat, seluruh informasi ini masih berasal dari bocoran dan database sertifikasi. Samsung sendiri belum memberikan pernyataan resmi terkait spesifikasi maupun jadwal peluncuran Galaxy S26 FE.
Belum ada kepastian mengenai ketersediaan Galaxy S26 FE di pasar Indonesia. Namun, melihat pola peluncuran Samsung sebelumnya, biasanya perangkat yang sudah terdaftar di BIS India akan menyusul ke pasar Asia Tenggara, termasuk Indonesia, dalam waktu yang tidak terlalu lama. Kita tunggu saja pengumuman resmi selanjutnya.