Pencarian

Sumbawa Kekurangan 20 Dokter Umum, 4 Puskesmas Hanya Punya Satu Dokter Jaga

Jumat, 23 Oktober 2026 • 08:46:02 WIB
Sumbawa Kekurangan 20 Dokter Umum, 4 Puskesmas Hanya Punya Satu Dokter Jaga
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa menyebut kebutuhan minimal 80 dokter umum, sementara yang tersedia baru 60 orang.

SUMBAWA BESAR — Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa, H. Sarip Hidayat, menyebut kekurangan tenaga dokter umum masih menjadi persoalan utama dalam pelayanan kesehatan di daerah itu. Dari kebutuhan minimal 80 dokter, jumlah yang tersedia baru 60 orang.

Empat Puskesmas Hanya Punya Satu Dokter

Beberapa puskesmas di Kabupaten Sumbawa hanya diperkuat satu dokter untuk menangani seluruh pelayanan medis. Puskesmas yang dimaksud antara lain Puskesmas Rhee, Labangka, Maronge, dan Ropang.

Kondisi itu membebani tenaga medis, terutama saat menangani pasien di luar jam pelayanan reguler. Dokter tak hanya melayani pasien selama jam kerja, tetapi juga memberi konsultasi kepada tenaga kesehatan lain saat menangani pasien IGD dan ruang rawat inap.

"Dokter tidak hanya bertugas melayani pasien selama jam kerja. Mereka juga harus memberikan konsultasi kepada tenaga kesehatan ketika menangani pasien di luar jam kerja. Terutama bagi pasien yang IGD dan ruang rawat inap," kata Sarip kepada wartawan.

Rasio BPJS Jadi Acuan yang Paling Realistis

Jika mengacu pada standar Kementerian Kesehatan yang menetapkan satu dokter melayani 1.000 penduduk, kebutuhan dokter di Sumbawa sangat berat dipenuhi. Dengan jumlah penduduk 534 ribu lebih, daerah itu idealnya memiliki sekitar 530 dokter umum.

Karena itu, Dinas Kesehatan menilai rasio layanan BPJS Kesehatan lebih tepat diterapkan, yakni satu dokter melayani 5.000 peserta. "Kita masih kekurangan 20 orang tenaga dokter untuk memenuhi standar pelayanan yang sudah ditetapkan pemerintah khususnya di puskesmas," ujar Sarip.

RSUD Sumbawa Punya 33 Dokter Spesialis

Ketersediaan dokter spesialis di Rumah Sakit Umum Daerah Sumbawa dinilai relatif mencukupi untuk mendukung pelayanan rujukan. RSUD Sumbawa memiliki 33 dokter spesialis, termasuk spesialis dasar seperti penyakit dalam, anak, bedah, serta obstetri dan ginekologi.

Jumlah itu belum termasuk dokter spesialis yang bertugas di Rumah Sakit Manambai Abdul Kadir. Meski kondisinya relatif stabil, Sarip menyatakan pihaknya tetap membutuhkan tambahan dokter spesialis untuk memperkuat pelayanan medis.

Rekrutmen Lewat Skema BLUD dan Beasiswa Kedokteran

Untuk menutup kekurangan dokter umum, Dinas Kesehatan menyiapkan pola rekrutmen melalui skema Badan Layanan Umum Daerah (BLUD). Langkah itu menjadi alternatif sambil menunggu seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS).

Pemenuhan tenaga dokter lewat jalur pendidikan kedokteran juga terus berjalan. Pemerintah memberikan rekomendasi beasiswa kepada mahasiswa kedokteran dengan syarat mereka mengabdi di Sumbawa setelah menyelesaikan studi.

"Sudah ada lima dokter yang kita berikan rekomendasi untuk sekolah. Tapi dengan syarat, setelah selesai mereka harus mengabdi di Sumbawa," kata Sarip.

Follow lensasumbawa.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: suarantb.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks