LOMBOK BARAT — Pengukuhan 1.500 relawan PAN ini bukan sekadar seremonial. Koordinator Wilayah DPP PAN untuk Bali dan NTB, Muazzim Akbar, menyebut mereka adalah ujung tombak partai di lapangan. Targetnya jelas: merebut kursi di semua tingkatan legislatif, dari DPR RI hingga DPRD kabupaten/kota, sekaligus membangun posisi tawar untuk Pilpres 2029.
Muazzim menargetkan PAN bisa menempati peringkat empat nasional pada pemilu legislatif mendatang. Secara nasional, partai berlambang matahari terbit ini membidik 65 hingga 70 kursi DPR RI agar memiliki posisi strategis dalam menentukan arah kepemimpinan nasional.
Strategi Relawan: Satu Orang di Setiap TPS
Relawan yang baru dikukuhkan berasal dari tiga wilayah di Pulau Lombok: Kota Mataram, Kabupaten Lombok Utara, dan Kabupaten Lombok Barat. Namun, PAN tidak berhenti di angka tersebut. Mereka menyiapkan total 4.000 relawan untuk tiga wilayah ini.
Tugas relawan berat. Mereka dibebani tanggung jawab mulai dari konsolidasi internal, sosialisasi program partai, hingga menjadi saksi di Tempat Pemungutan Suara (TPS). Ambisinya, satu relawan bisa ditempatkan di setiap TPS.
Di Pulau Lombok saja, tercatat lebih dari 12 ribu TPS pada Pemilu 2024. Muazzim memiliki hitung-hitungan sederhana: jika setiap relawan di tiga level legislatif berhasil merekrut 10 orang, potensi suara PAN di Lombok bisa mencapai 360.000 suara. Anggota DPR RI dari Dapil NTB 2 ini meminta seluruh relawan segera bekerja.
Bukan Sekadar Mengejar Kemenangan
Di balik target elektoral yang tinggi, Muazzim menegaskan perjuangan PAN memiliki tujuan yang lebih besar. "Tujuan utama partai adalah menghadirkan keadilan sosial dan memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat Indonesia," ujarnya.
Untuk itu, PAN membuka ruang komunikasi seluas-luasnya bagi seluruh relawan, termasuk dengan pengurus partai di daerah. Konsolidasi politik ini dinilai penting untuk menguatkan mesin partai menjelang kontestasi 2029.
Muazzim menggarisbawahi bahwa seluruh kerja politik ini bermuara pada satu hal: menghadirkan keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia dan membuka lapangan pekerjaan seluas-luasnya demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.