Pencarian

Wisatawan Padati Mandalika Wellness dan Cultural Festival 2026 di Lombok

Rabu, 06 Mei 2026 • 09:38:01 WIB
Wisatawan Padati Mandalika Wellness dan Cultural Festival 2026 di Lombok
Ribuan wisatawan memadati Mandalika Wellness dan Cultural Festival 2026 di Lombok.

MANDALIKA — Kawasan The Mandalika mulai memperluas daya tarik wisatanya dengan menyasar segmen kesehatan dan budaya. Sebanyak 563 peserta, mulai dari komunitas wellness hingga turis lokal, memadati Bazaar Mandalika pada Minggu (3/5) untuk mengikuti rangkaian festival tematik tersebut.

Langkah ini diambil oleh InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) sebagai bagian dari upaya memperkuat aktivasi kawasan. Fokusnya adalah menciptakan ekosistem pariwisata yang lebih beragam, sehingga kunjungan ke Lombok Tengah tidak lagi hanya bergantung pada kalender balap internasional.

Strategi ITDC Diversifikasi Atraksi Wisata Non-Balap

General Manager The Mandalika, Pari Wijaya, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan instrumen penting untuk mengoptimalkan pemanfaatan kawasan. ITDC berupaya membuka peluang pasar baru pada sektor pariwisata melalui pendekatan berbasis komunitas.

“Melalui program seperti ini, kami ingin memperkenalkan ekosistem pariwisata yang lebih beragam, termasuk wellness tourism. Aktivasi kawasan berbasis komunitas menjadi salah satu kunci meningkatkan daya tarik destinasi,” ujar Pari.

Pari menambahkan bahwa konsistensi dalam menyelenggarakan event tematik akan memperkuat posisi The Mandalika sebagai destinasi sport tourism sekaligus wellness di kasta dunia. Hal ini diharapkan mampu menciptakan dampak ekonomi yang nyata bagi masyarakat di sekitar kawasan.

Layanan Kesehatan Gratis Sasar Ratusan Warga Lokal

Mandalika Wellness dan Cultural Festival 2026 tidak hanya sekadar menjadi ajang kumpul komunitas, tetapi juga memberikan manfaat sosial langsung. Tercatat lebih dari 300 orang mendapatkan layanan kesehatan gratis serta edukasi mengenai gizi seimbang.

Rangkaian aktivitas yang dihadirkan mencakup sunrise yoga, seminar mini, hingga praktik pranic healing. Panitia juga membagikan makanan sehat kepada pengunjung sebagai bagian dari kampanye pola hidup sehat dan preventif di bidang kesehatan masyarakat.

Selain agenda kesehatan, festival ini juga mengakomodasi kegiatan interaktif seperti pertunjukan musik dan lomba mewarnai. Keberagaman aktivitas ini dirancang untuk memperkaya pengalaman wisata bagi berbagai segmen pengunjung yang datang ke Lombok.

Bazaar Mandalika Jadi Ruang Aktualisasi Seni Budaya

Pemanfaatan panggung Bazaar Mandalika dalam festival ini menjadi sinyalemen kuat bahwa ITDC ingin menjadikan lokasi tersebut sebagai pusat aktualisasi seni. Ruang publik ini diproyeksikan sebagai wadah bagi seniman dan pelaku budaya lokal untuk menampilkan karya mereka kepada wisatawan.

Antusiasme peserta yang tinggi selama kegiatan berlangsung mencerminkan potensi besar new growth driver atau sumber pertumbuhan baru bagi kawasan. Event berbasis budaya dan kesehatan ini dinilai mampu menjadi magnet baru yang konsisten mendatangkan massa.

Ke depan, ITDC berkomitmen untuk terus mendorong penyelenggaraan event serupa secara berkala. Strategi jangka panjang ini bertujuan memastikan The Mandalika tetap hidup sepanjang tahun dengan aktivitas yang mendukung keberlanjutan ekonomi lokal di Nusa Tenggara Barat.

Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks