NUSA TENGGARA BARAT — Persib Bandung menang dramatis 2-1 atas Melbourne Victory di Melbourne Rectangular Stadium pada laga lanjutan Grup E AFC Champions League 2, Rabu (4/11/2026). Tertinggal lebih dulu di menit ke-71, Maung Bandung bangkit lewat gol Luka Menalo (85') dan Balsa Sekulic (90'). Kemenangan ini mengunci posisi puncak Grup E dengan poin sempurna 12 dari empat laga sekaligus memastikan tiket ke 16 besar.
Comeback Persib lahir dari bangku cadangan. Pelatih Igor Tolic memasukkan Mark Klok, Luka Menalo, Marianio Peralta, dan Ragnar Oratmangoen setelah timnya tertinggal, dan keempatnya menghidupkan kembali serangan yang sempat kendur di Melbourne Rectangular Stadium.
Petaka Persib datang di menit ke-71. Kiper Fitrah Maulana gagal mengamankan bola yang berusaha ditangkapnya, bola lepas dan memantul liar di kotak penalti.
Patricio Matricardi berupaya menghalau, tapi bola justru mengenai Julio Cesar dan masuk ke gawang sendiri. Gol bunuh diri itu membuat tuan rumah unggul 1-0 dan menempatkan Persib di tepi jurang.
Tolic tak menunggu lama. Mark Klok, Luka Menalo, Marianio Peralta, dan Ragnar Oratmangoen masuk menggantikan Adam Alis, Julio Cesar, dan Gakuto Notsuda, memberi Persib tenaga baru di sepertiga akhir lapangan.
Gol penyama kedudukan lahir dari kolaborasi ketiganya. Oratmangoen bergerak dari sisi kanan, memindahkan bola ke Peralta di kiri, lalu menerimanya kembali setelah masuk ke kotak penalti.
Umpan tarik Oratmangoen disambut sepakan Menalo. Upaya pertama diblok, bola liar langsung disambar Menalo menjadi gol di menit ke-85.
Gol kemenangan tak lepas dari kreasi Peralta. Pemain asal Argentina itu memanfaatkan kecepatannya di sisi kiri, melewati bek tuan rumah, sebelum mengirim umpan yang disontek Balsa Sekulic di menit ke-90.
Dua gol dalam lima menit terakhir waktu normal membalikkan keadaan sekaligus membungkam publik Melbourne Rectangular Stadium.
Tambahan tiga poin membuat Persib kukuh di puncak klasemen Grup E dengan koleksi 12 poin dari empat pertandingan, tanpa sekalipun kehilangan angka.
Hasil di markas Melbourne memperlihatkan kedalaman skuad Persib. Ketika starter kehilangan momentum, pemain pengganti justru menjadi penentu, dan itu jadi modal berharga Tolic menghadapi fase gugur.