Gubernur Iqbal Perkuat NTB Satu Data, 800 Item Terhubung ke 10 Kementerian

Penulis: Ridho Pratama  •  Rabu, 04 November 2026 | 16:16:01 WIB
Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal menyampaikan keterangan dalam temu media usai peluncuran Dashboard Eksekutif Provinsi NTB di Mataram.

MATARAM — Pemprov NTB menegaskan bahwa integrasi data lintas sektor bukan lagi sekadar wacana. Gubernur Lalu Muhamad Iqbal menyebut keterhubungan dengan kementerian pusat sudah berjalan langsung, bukan melalui pelaporan manual.

“Ini sudah langsung terhubung,” kata Iqbal saat temu media usai peluncuran Dashboard Eksekutif Provinsi NTB di Mataram, Selasa (3/11).

Peluncuran dashboard menjadi penanda bahwa NTB Satu Data kini punya antarmuka yang bisa dipakai kepala daerah memantau pembangunan. Duta Besar Australia untuk Indonesia Roderick Bruce Brazier hadir langsung dalam acara tersebut.

Dua Tahun Membangun Keterhubungan Antarsistem

Penguatan integrasi ditempuh melalui pengembangan interoperability atau keterhubungan antarsistem. Prosesnya berlangsung dua tahun terakhir dengan dukungan Program SKALA dari Pemerintah Australia.

Sebelumnya, sumber data NTB Satu Data hanya berasal dari lingkup pemerintah provinsi. Kini cakupannya melebar ke sumber data di tingkat pusat.

“Ini menjadikan NTB Satu Data sebagai salah satu rumah data terlengkap di antara provinsi di Indonesia,” ujar Iqbal.

Klaim itu diperkuat penilaian Bappenas. NTB berada pada peringkat tertinggi dalam hal keterhubungan data dengan pemerintah pusat.

Apa Saja yang Bisa Dipantau Lewat Dashboard Eksekutif

Dashboard Eksekutif menyajikan ringkasan data lintas sektor untuk membantu pimpinan daerah memantau perkembangan pembangunan. Platform ini juga dirancang menjadi bahan pengambilan keputusan.

Melalui dashboard, kepala daerah dapat memantau program pembangunan daerah yang berjalan. Mulai dari perkembangan program Desa Berdaya, jumlah bantuan yang telah ditransfer, hingga progres pelaksanaannya.

Informasi sektor kesehatan juga mulai dapat diakses, termasuk jenis penyakit yang paling banyak terjadi di masyarakat. Data itu tersaji tanpa perlu menunggu laporan berkala dari dinas.

Mengapa Data Terintegrasi Jadi Fondasi Kebijakan

Pemprov NTB menargetkan penyusunan kebijakan dan keputusan pembangunan semakin mengandalkan data terintegrasi. Arah pengembangannya jelas: kebijakan berbasis bukti.

“Jadi arah pengembangan sistem ini adalah membangun kebijakan berbasis bukti atau evidence-based policy,” tegas Iqbal.

Dengan 800 item data yang sudah terhubung ke 10 kementerian, ruang bagi kebijakan yang mengandalkan asumsi makin sempit. Keputusan pembangunan di NTB diarahkan berpijak pada angka yang bisa ditelusuri sumbernya.

Reporter: Ridho Pratama
Sumber: lombokpost.jawapos.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top