Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal Dorong Ayah Hadir Penuh untuk Anak, Peringatkan Bahaya Fenomena Fatherless Country di HARGANAS ke-33

Penulis: Ridho Pratama  •  Selasa, 30 Juni 2026 | 04:02:31 WIB
Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal membuka peringatan HARGANAS ke-33 dengan mengajak ayah hadir penuh untuk anak.

MATARAM — Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal mengingatkan bahwa fenomena fatherless country, di mana ayah hadir secara fisik namun absen secara psikologis, tengah mengancam generasi muda di Indonesia. Peringatan itu ia sampaikan saat membuka upacara peringatan HARGANAS ke-33 di Mataram, Senin (29/6/2026). Ia didampingi Ketua TP-PKK NTB, Hj. Sinta Agathia M. Iqbal.

Bukan Sekadar Seremonial, Tapi Refleksi Nasional

Gubernur Iqbal menegaskan bahwa peringatan HARGANAS bukanlah seremoni biasa. Menurutnya, momen ini harus dimaknai sebagai jeda kultural dan refleksi nasional untuk menengok kembali kondisi rumah tangga masing-masing.

“Mari kita tengok kembali rumah kita dan bertanya, sudahkah keluarga kita menjadi tempat bernaung yang aman, tangguh, dan siap melahirkan generasi pemenang?” ujarnya dalam sambutan yang dikutip dari rilis yang diterima redaksi.

Dampak Langsung pada Patologi Sosial Remaja

Gubernur Iqbal menyoroti korelasi langsung antara absennya figur ayah dengan meningkatnya kasus tawuran, perundungan, pergaulan bebas, hingga penyalahgunaan narkoba di kalangan anak muda. Ia menilai anak-anak yang terjerumus dalam kekerasan atau narkoba sering kali adalah mereka yang kurang kasih sayang di rumah.

“Anak-anak yang terjerumus dalam kekerasan atau narkoba sering kali adalah mereka yang kurang kasih sayang di rumah, sehingga mencari pelarian semu di jalanan,” lanjut Iqbal.

Ayah Tak Harus Kaya, Tapi Harus Hadir

Dalam pidatonya, Gubernur Iqbal menekankan bahwa menjadi ayah yang baik tidak memerlukan kekayaan materi. Hal paling krusial, kata dia, adalah kehadiran untuk melindungi, menyayangi, dan memberikan kekuatan emosional kepada anak.

“Seorang ayah tidak harus kaya, tetapi dia harus hadir. Dia memberi rasa aman, dia memberi kekuatan emosional, dia memberi rasa terlindungi kepada anak-anak kita,” tegasnya.

Iqbal juga mendorong para ayah di NTB untuk memanfaatkan kedekatan geografis di daerah. Ia meminta mereka menyempatkan diri mengantar dan menjemput anak, menghadiri wisuda, hingga mengucapkan selamat ulang tahun secara langsung.

“Sempatkan untuk mengantar anak dan menjemput anak. Sempatkan menghadiri wisudanya. Sempatkan untuk mengatakan ‘Selamat ulang tahun nak, I love you.’ Itu pasti akan dikoleksi oleh anak-anak,” pesan Gubernur hangat.

Keluarga sebagai Hulu Pembangunan Nasional

Melalui momentum HARGANAS ke-33, Gubernur Iqbal mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan keluarga sebagai hulu pembangunan nasional. Ia menekankan bahwa keluarga yang berkualitas akan melahirkan SDM unggul yang mampu menyongsong Indonesia Emas 2045.

“Selamat Hari Keluarga Nasional. Cintai keluarga dengan cinta terencana, untuk membentuk keluarga berkualitas, Indonesia kuat, SDM unggul, dan bangsa pemenang,” tutupnya.

Reporter: Ridho Pratama
Sumber: globalfmlombok.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top