Xiaomi 17T Pro Resmi Bawa Chip MediaTek dan Baterai 7.000 mAh, Rekor Baru di Seri T?

Penulis: Ridho Pratama  •  Selasa, 26 Mei 2026 | 22:54:45 WIB
Xiaomi 17T Pro resmi hadir dengan chip MediaTek Dimensity 9500 dan baterai 7.000 mAh.

NUSA TENGGARA BARAT — Xiaomi perlahan membuka tabir spesifikasi flagship terbarunya, Xiaomi 17T Pro. Lewat pengumuman resmi pada Selasa (15/4), pabrikan asal China itu memastikan ponsel ini akan menjadi model pertama di jajaran 17 series yang tidak menggunakan prosesor Qualcomm Snapdragon. Sebagai gantinya, MediaTek Dimensity 9500 yang menjadi otak utama.

Spesifikasi Utama: Chip 3nm dan Baterai Raksasa

Dari sisi dapur pacu, Dimensity 9500 dibangun dengan arsitektur 3nm yang lebih efisien. Chip octa-core ini diklaim mampu menyaingi performa Snapdragon 8 Elite Gen 5 yang dipakai saudara satu serinya, Xiaomi 17 dan 17 Pro reguler.

Bicara soal ketahanan, Xiaomi membenamkan baterai silikon-karbon berkapasitas 7.000 mAh. Angka ini menjadi yang tertinggi di sejarah ponsel pintar Xiaomi. Pabrikan mengklaim baterai tersebut bisa merekam video 4K secara terus-menerus selama 9,5 jam dalam sekali pengisian penuh.

Fitur Unggulan: Daya Tahan Ekstrem untuk Content Creator

Kombinasi chip 3nm dan baterai 7.000 mAh bukan sekadar angka. Untuk pengguna berat, seperti content creator yang sering merekam di luar ruangan, klaim 9,5 jam video recording jadi nilai jual utama. Pengisian daya cepat juga hampir pasti hadir, meski Xiaomi belum merinci detail watt-nya.

Ini juga jadi sinyal bahwa Xiaomi mulai serius menggeser lini T series dari sekadar "flagship killer" menjadi "workhorse" untuk multitasking dan multimedia berat.

Harga & Ketersediaan: Kapan Meluncur?

Hingga berita ini diturunkan, Xiaomi belum mengumumkan harga resmi atau tanggal rilis global. Namun, jika mengacu pada pola rilis sebelumnya, seri 17T Pro diperkirakan meluncur pada kuartal ketiga 2025. Belum ada konfirmasi apakah ponsel ini akan masuk ke pasar Indonesia.

Sebagai gambaran, pendahulunya, Xiaomi 16T Pro, dibanderol sekitar 649 Euro (Rp 10,7 juta) di Eropa. Kemungkinan harga 17T Pro akan berada di kisaran yang sama atau sedikit lebih tinggi karena peningkatan baterai.

Posisi Dibanding Pendahulu: Lompatan atau Sekadar Beda Chip?

Perbedaan paling mencolok dengan Xiaomi 16T Pro ada di sektor chipset. Sebelumnya, Xiaomi setia pada chip Snapdragon untuk lini T Pro. Kepindahan ke MediaTek Dimensity 9500 bisa berarti dua hal: optimasi biaya atau kolaborasi eksklusif untuk fitur AI tertentu.

Baterai juga naik signifikan dari 5.000 mAh (16T Pro) menjadi 7.000 mAh. Ini lompatan besar yang langsung terasa di pemakaian harian. Namun, belum ada informasi apakah kamera atau layar juga ikut di-upgrade.

Kesimpulan: Xiaomi 17T Pro jelas bukan sekadar "ganti logo" dari seri sebelumnya. Dengan baterai raksasa dan chip MediaTek anyar, ponsel ini menyasar pengguna yang prioritas utamanya adalah daya tahan dan efisiensi. Cocok untuk kamu yang sering bepergian, malas bawa power bank, atau butuh ponsel untuk merekam video dalam waktu lama.

Reporter: Ridho Pratama
Sumber: gadgets360.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top