Waka Komisi X DPR Salurkan 150 Ribu Beasiswa PIP di Lombok Tahun 2026

Penulis: Redaksi  •  Jumat, 01 Mei 2026 | 17:59:07 WIB
Wakil Ketua Komisi X DPR Lalu Hadrian Irfani menyalurkan 150 ribu beasiswa PIP untuk siswa Pulau Lombok tahun 2026.

Mataram — Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian Irfani mengumumkan distribusi 150 ribu beasiswa Program Indonesia Pintar (PIP) untuk wilayah Pulau Lombok pada tahun 2026. Sebagai anggota DPR RI dari daerah pemilihan NTB II Pulau Lombok, Irfani menekankan bahwa program ini merupakan aspirasi legislatif yang dirancang khusus untuk membantu siswa dari keluarga kurang mampu mengakses pendidikan.

Jangkauan Bantuan Meluas di Seluruh Lombok

Beasiswa PIP disalurkan kepada peserta didik dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari taman kanak-kanak (TK), sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP), hingga sekolah menengah atas (SMA) dan sekolah menengah kejuruan (SMK). Jangkauan program ini meliputi lima wilayah administratif di Pulau Lombok, yaitu Kota Mataram, Kabupaten Lombok Tengah, Lombok Barat, Lombok Utara, dan Lombok Timur.

Penyaluran beasiswa ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan yang telah dimulai sejak tahun 2024. Dengan fokus pada wilayah Pulau Lombok pada tahun 2026, program ini diharapkan dapat menjangkau lebih banyak siswa yang membutuhkan bantuan pendidikan.

Tujuan Program: Tekan Angka Putus Sekolah

Menurut Lalu Hadrian Irfani, program PIP memiliki dua tujuan utama: meningkatkan semangat belajar siswa sekaligus menekan angka putus sekolah. "Program ini sangat bermanfaat dan dirasakan langsung oleh para siswa. Selain itu, juga mampu meringankan beban orang tua," ujar mantan Anggota DPRD NTB tersebut.

Bantuan pendidikan ini dilihat sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap masyarakat dengan keterbatasan ekonomi, sekaligus menjadi solusi strategis untuk menjamin keberlanjutan pendidikan generasi muda di daerah. Program dinilai efektif dalam mengurangi beban finansial wali murid serta meminimalkan risiko putus sekolah di tingkat dasar hingga menengah.

Dampak Sosial dan Ekonomi bagi Keluarga

Kehadiran program PIP diakui memberikan dampak langsung terhadap ekonomi keluarga penerima manfaat. Dengan adanya bantuan beasiswa, keluarga dengan kondisi ekonomi terbatas dapat mengalihkan dana yang sebelumnya digunakan untuk biaya pendidikan ke kebutuhan dasar lainnya. Hal ini menciptakan efek ganda: memastikan anak tetap bersekolah sambil mengurangi tekanan finansial rumah tangga.

Komitmen Komisi X DPR untuk terus menyalurkan program ini menunjukkan dedikasi lembaga legislatif dalam mendukung keberlanjutan pendidikan di daerah, khususnya di wilayah tertinggal seperti Pulau Lombok. Program akan terus dilanjutkan dengan harapan dapat memperluas jangkauan dan meningkatkan kualitas layanan pendidikan bagi generasi muda NTB.

Reporter: Redaksi
Back to top