SUMBAWA BESAR — Wakil Bupati Sumbawa Mohamad Ansori mendampingi Gubernur NTB dalam peninjauan yang menyusuri langsung titik pekerjaan, termasuk penanganan ruas di Peruak Brang Treng menuju Desa Tepal, Kecamatan Batulanteh. Peninjauan dilakukan untuk memastikan proyek tuntas sesuai jadwal yang sudah ditetapkan.
Ruas Batudulang-Tepal menjadi bagian dari tiga ruas di Kabupaten Sumbawa yang masuk program Inpres Jalan Daerah. Dua ruas lain adalah Tepal-Batu Rotok serta Lenangguar-Teladan. Ketiganya sebelumnya berstatus jalan kabupaten yang kini ditangani melalui anggaran pemerintah pusat.
Anggaran Rp83 Miliar untuk Konstruksi Tahap Awal
Kontrak tahap awal program IJD di Sumbawa ditandatangani pada 22 Desember 2025 dengan nilai Rp83 miliar. Nilai itu terdiri dari Rp83 miliar untuk pekerjaan konstruksi dan Rp2,9 miliar untuk konsultan, dengan masa kontrak hingga 16 November 2026.
Secara keseluruhan, total anggaran multiyears untuk ruas jalan wilayah selatan Sumbawa mencapai Rp385 miliar. Dari total anggaran nasional IJD senilai Rp2,8 triliun, Sumbawa tercatat sebagai satu-satunya kabupaten di NTB yang memperoleh program tersebut.
Mengapa Ruas Selatan Sumbawa Jadi Prioritas
Pembangunan bertahap di kawasan ini diarahkan membentuk konektivitas terintegrasi antara Batu Dulang, Tepal, Batu Rotok, Lenangguar, dan Teladan. Tujuannya agar tidak ada lagi wilayah yang terisolir karena akses jalan sulit.
Ansori menyebut penanganan ruas jalan ini menyangkut dua hal sekaligus: akses warga dan kelancaran mobilisasi hasil pertanian. "Kami berharap penanganan ruas jalan ini bisa tuntas tepat waktu, sehingga akses masyarakat tidak lagi terganggu dan mobilisasi produk pertanian bisa berjalan lancar," ujarnya.
Jalan Lingkar Selatan Akan Bertemu di Titik Ini
Pemerintah Kabupaten Sumbawa mendorong sinergi dengan pemerintah pusat dan Pemprov NTB agar pembangunan infrastruktur jalan berlanjut secara bertahap. Pola itu diharapkan membentuk jaringan konektivitas yang makin menghubungkan antarwilayah.
"Lokasi IJD di Batu Dulang ini akan berlanjut sampai Tepal, Batu Rotok, Lenangguar, Teladan. Selain itu, Jalan Lingkar Selatan juga akan saling bertemu," tambah Ansori.
Dari sisi waktu, peninjauan dilakukan sebagai bagian dari upaya pemerintah memastikan pembangunan jalur strategis bagi konektivitas wilayah selatan Sumbawa berjalan lancar. "Peninjauan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya pemerintah dalam memastikan pembangunan infrastruktur jalur strategis bagi konektivitas wilayah selatan Sumbawa berjalan lancar," kata Ansori.