Pencarian

Pemkab Loteng Perbaiki 15 Ruas Jalan Rusak, Anggaran Rp 58,9 Miliar Disiapkan di APBD Perubahan 2026

Sabtu, 26 September 2026 • 08:47:02 WIB
Pemkab Loteng Perbaiki 15 Ruas Jalan Rusak, Anggaran Rp 58,9 Miliar Disiapkan di APBD Perubahan 2026
Sekda Lombok Tengah menyatakan Pemkab Loteng mengalokasikan Rp 72 miliar untuk penanganan jalan kabupaten pada APBD Perubahan 2026.

PRAYA — Sekretaris Daerah Lombok Tengah H. Lalu Firman Wijaya menyatakan Pemkab Loteng mengalokasikan Rp 72 miliar khusus untuk penanganan jalan kabupaten pada APBD Perubahan tahun ini. Dari jumlah itu, Rp 58 miliar di antaranya diarahkan untuk perbaikan ruas jalan rusak, sedangkan sisanya untuk pemeliharaan jalan yang membutuhkan perawatan berkala.

Penetapan 15 ruas jalan tersebut disampaikan Firman kepada Suara NTB di Gedung DPRD Loteng, Jumat (25/9). Total panjang ruas yang akan ditangani mencapai 27 kilometer lebih.

Daftar Ruas Jalan yang Diperbaiki

Beberapa ruas yang masuk program perbaikan antara lain Penunjak-Mangkung sepanjang 6,7 km, Mujur-Teruwai 2,9 km, serta Tandek-Sukarare 2,4 km. Berikut daftar lengkapnya:

  • Penunjak-Mangkung: 6,7 km
  • Mujur-Teruwai: 2,9 km
  • Tandek-Sukarare: 2,4 km
  • Pengadang-Braim: 2,3 km
  • Ganti-Janapria: 2,1 km
  • Olor Agung-Enjak: 1,75 km
  • Beleke-Lingkuk Buak: 1,5 km
  • Gerunung-Kwang Rundun: 1,5 km
  • Rembitan-Kedaron: 1,5 km
  • Kawo-Teruwai: 1 km
  • Beson-Krembong: 0,9 km
  • Waker-Wage (Wage-Bunklotok): 0,8 km
  • Medas-Sintung: 0,54 km
  • Piang-Bunmas: 0,53 km
  • Repok Bijang-Peseng: 0,5 km

Mujur-Teruwai Serap Anggaran Terbesar

Ruas Mujur-Teruwai menyerap anggaran paling besar, mencapai Rp 10 miliar lebih. Penyebabnya, biaya satuan penanganan ruas tersebut mencapai Rp 3,4 miliar per kilometer. Angka biaya satuan yang sama juga berlaku untuk ruas Medas-Sintung.

Sementara ruas jalan lainnya rata-rata membutuhkan biaya satuan sekitar Rp 2,7 miliar per kilometer. Perbedaan ini membuat total anggaran per ruas bervariasi meski panjangnya berdekatan.

Lelang Jadi Tahap Berikutnya

Setelah penetapan, Pemkab Loteng akan masuk proses lelang. Firman berharap pengerjaan bisa segera dilaksanakan mengingat waktu efektif bekerja tahun ini tersisa maksimal sekitar tiga bulan.

"Tapi kalau untuk pengerjaan jalan memang tidak butuh waktu lama. Semua sudah serba menggunakan mesin. Beda kalau pengerjaan bangunan yang butuh waktu lebih lama," sebut Firman.

Pemkab optimistis seluruh perbaikan ruas jalan tuntas sebelum akhir tahun. Pihaknya menegaskan pengerjaan tidak akan melewati batas waktu yang ditetapkan.

DPRD Minta Mutu dan Volume Dijaga

Juru bicara Badan Anggaran DPRD Loteng, Ferdian Elmansyah, mengapresiasi alokasi anggaran yang dinilai cukup besar untuk penanganan jalan rusak. Meski begitu, ia mengingatkan agar perencanaan pekerjaan dilakukan matang.

Ferdian meminta pengerjaan ruas jalan dilakukan tepat mutu dan tepat volume. Ruas jalan yang belum masuk program tahun ini juga diharapkan tetap diperhatikan kondisinya.

"Termasuk ruas jalan yang akan diperbaiki tahun ini, kita juga minta agar bisa dilakukan pemeliharaan berkala. Agar bisa bermanfaat untuk jangka panjang," tegas Sekretaris DPD II Partai Golkar Loteng itu.

Follow lensasumbawa.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: suarantb.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks