MATARAM — Seluruh jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) Kanwil Kemenkum NTB mengikuti upacara peringatan Hari Pengayoman Ke-81 yang berlangsung khidmat di lapangan kantor setempat, Rabu (19/8). Kegiatan ini mengusung tema "Transformasi Digital untuk Pelayanan Hukum yang Mengayomi dan Berdampak" dan dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, instansi vertikal, mitra kerja, akademisi, serta pemangku kepentingan terkait.
Peringatan ini merupakan bagian dari rangkaian acara yang dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia. Rangkaian upacara diawali dengan pembacaan Sejarah Singkat Kementerian Hukum oleh Kepala Divisi Peraturan Perundang-Undangan dan Pembinaan Hukum, Edward James Sinaga. Kepala Divisi Pelayanan Hukum, Anna Ernita, bertindak sebagai Perwira Upacara.
Peneguhan Nilai Kebangsaan dan Integritas ASN
Rangkaian kegiatan juga diisi dengan pembacaan Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dan Panca Prasetya KORPRI. Seluruh peserta mengikutinya sebagai bentuk penguatan nilai kebangsaan, integritas, serta komitmen pengabdian ASN dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Dalam sambutannya sebelum membacakan amanat Menteri Hukum, I Gusti Putu Milawati menyampaikan apresiasi kepada seluruh tamu undangan yang hadir. Ia berharap sinergi dan kolaborasi antara Kementerian Hukum dengan pemangku kepentingan di NTB terus diperkuat untuk mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi kementerian.
Ukuran Keberhasilan Bukan Jumlah Dokumen
Dalam amanat yang dibacakan Kakanwil, Menteri Hukum RI menegaskan bahwa peringatan Hari Pengayoman bukan sekadar mengenang perjalanan panjang institusi, melainkan momentum untuk meneguhkan kembali orientasi pelayanan kepada masyarakat. Ukuran keberhasilan Kementerian Hukum dinilai bukan dari banyaknya regulasi atau program yang dihasilkan, tetapi sejauh mana kehadiran negara dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
"Masyarakat tidak akan mengingat berapa banyak dokumen yang kita hasilkan. Masyarakat akan mengingat apakah ketika mereka membutuhkan negara, kita hadir atau tidak. Dan saya ingin jawabannya selalu: Kementerian Hukum hadir. Hadir memberikan kepastian. Hadir memberikan perlindungan. Dan PASTI Ada Solusi," demikian kutipan sambutan Menteri Hukum yang dibacakan pada upacara tersebut.
Adaptasi Teknologi dan Peran Kanwil di Daerah
Menteri Hukum juga mengajak seluruh insan Pengayoman untuk beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan memperkuat transformasi kelembagaan. Tujuannya, menghadirkan pelayanan yang lebih cepat, sederhana, dan mudah diakses masyarakat.
Peran Kantor Wilayah ditekankan agar semakin kuat sebagai representasi Kementerian Hukum di daerah. Kanwil tidak hanya menjadi penghubung kebijakan pusat, tetapi juga penyelesai permasalahan hukum yang dihadapi masyarakat di wilayah.
Melalui peringatan ini, Kanwil Kemenkum NTB berkomitmen terus meningkatkan kualitas pelayanan dan memperkuat sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan demi terwujudnya kepastian hukum yang berkeadilan bagi masyarakat Nusa Tenggara Barat.