MATARAM — Dari total 1.166 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang sudah terbentuk di Nusa Tenggara Barat, sebanyak 121 koperasi tercatat telah beroperasi. Bahkan, 19 di antaranya sudah memiliki gerai fisik dan 510 koperasi terdaftar di PT Agrinas, dengan target seluruhnya beroperasi tahun ini.
Kepala Dinas Koperasi dan UKM NTB Wirawan Ahmad menyebut beberapa koperasi yang sudah berjalan itu telah menjalankan model bisnis dengan baik. Ia menyampaikan hal tersebut di sela peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 di Mataram, Jumat (31/7/2026).
Fokus Pembenahan: Tata Kelola dan SDM Pengurus
Wakil Gubernur NTB Indah Dhamayanti Putri menekankan penguatan koperasi tidak hanya dari sisi modal, tetapi juga sumber daya manusia. Menurutnya, peningkatan kompetensi pengurus dan penguatan manajemen menjadi agenda yang harus terus didorong.
"Penguatan ini kita mulai dari tata kelola, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, dan modernisasi koperasi. Ini menjadi langkah strategis agar koperasi mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan menjadi pilar ekonomi daerah," kata Indah usai acara Harkopnas.
Ia mengakui kondisi koperasi di NTB saat ini beragam. Sebagian berkembang baik, namun ada pula yang membutuhkan pembinaan lebih intensif agar kembali sehat dan produktif.
Potensi Lahan Jadi Keunggulan NTB
Wagub optimistis NTB memiliki modal kuat untuk menyukseskan program strategis nasional ini. Selain kesiapan data koperasi, potensi aset dan lahan yang tersedia menjadi keunggulan dibanding sejumlah daerah lain yang justru terkendala keterbatasan lahan.
"Ketersediaan lahan menjadi tantangan di sejumlah daerah. Di NTB, potensi tersebut menjadi keunggulan yang dapat mendukung pengembangan KDKMP secara lebih optimal," ujarnya.
Peran Koperasi untuk Ekonomi Keluarga
Indah menambahkan, keberadaan koperasi selama ini terbukti menjadi instrumen pemberdayaan ekonomi masyarakat. Termasuk koperasi wanita yang membantu meningkatkan pendapatan keluarga dan mendukung pembiayaan pendidikan anak.
Sementara itu, sebanyak 707 Koperasi Desa Merah Putih di NTB telah melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT). Pemprov menargetkan seluruh KDKMP di NTB dapat beroperasi penuh pada 2027.