Pencarian

BI NTB Dukung Program Samarasa Pemkot Bima, Sediakan Mobil Pikap dan Anggaran Operasi Pasar

Sabtu, 04 Juli 2026 • 18:59:31 WIB
BI NTB Dukung Program Samarasa Pemkot Bima, Sediakan Mobil Pikap dan Anggaran Operasi Pasar
Bank Indonesia NTB serahkan mobil pikap untuk mendukung Program Samarasa di Kota Bima.

KOTA BIMA — Bank Indonesia NTB memastikan komitmennya dalam membantu menekan laju inflasi di Kota Bima melalui Program Sahabat Masyarakat untuk Harga Stabil dan Sejahtera (Samarasa). Kepala Perwakilan BI Provinsi NTB, Hario K. Pamungkas, menyatakan pihaknya all out mendukung berbagai langkah pengendalian inflasi di kota tersebut.

“Kami di Bank Indonesia all out memberikan dukungan terhadap pengendalian inflasi di Kota Bima melalui Program Samarasa. Kami berharap dukungan ini dapat membantu menurunkan sekaligus menjaga inflasi tetap stabil,” ujar Hario di sela peluncuran program di Pasar Induk Ama Hami, Kota Bima, Sabtu (4/7).

Bantuan Operasional untuk TPID Kota Bima

Salah satu bentuk dukungan nyata yang diberikan adalah penyewaan satu unit kendaraan roda empat jenis pikap. Mobil ini akan digunakan sebagai sarana operasional TPID Kota Bima untuk mendukung distribusi komoditas pangan dan pelaksanaan penjualan bahan pokok dengan harga terjangkau di tengah masyarakat.

Selain itu, BI NTB juga memberikan dukungan anggaran untuk pelaksanaan Gerakan Pangan Murah dan operasi pasar bagi sejumlah komoditas pangan yang menjadi penyumbang inflasi. Hario menegaskan, stabilitas inflasi merupakan faktor penting dalam menjaga stabilitas perekonomian daerah.

“Melalui dukungan ini kami berharap sinergi dan kolaborasi TPID Provinsi NTB bersama TPID Kota Bima semakin kuat dalam mengendalikan inflasi,” katanya.

Cabai dan Tomat Masih Jadi Biang Inflasi

Wakil Wali Kota Bima Feri Sofiyan mengungkapkan, komoditas hortikultura seperti cabai dan tomat masih menjadi penyumbang utama inflasi di Kota Bima. Ia memperkirakan tingginya harga dipengaruhi oleh biaya distribusi dan transportasi.

“Harga tomat saat ini mencapai sekitar Rp14.000 per kilogram. Untuk mengendalikan inflasi tidak cukup hanya melalui kebijakan, tetapi harus disertai aksi nyata di lapangan agar harga bisa lebih stabil,” ujar Feri.

Ia menambahkan, melalui pemantauan langsung terhadap kondisi pasar, pemerintah dapat memperoleh gambaran riil mengenai persoalan yang dihadapi masyarakat sehingga kebijakan yang diambil lebih tepat sasaran.

Stok Bahan Pokok di Kota Bima Masih Aman

Wakil Gubernur NTB Indah Dhamyanti Putri mengatakan, hasil pemantauan TPID Provinsi NTB menunjukkan ketersediaan bahan pokok di Kota Bima masih mencukupi. Berdasarkan peninjauan ke sejumlah distributor, harga kebutuhan pokok juga relatif stabil dan belum mengalami kenaikan yang signifikan.

“Kami optimistis inflasi di Kota Bima masih dapat dikendalikan melalui berbagai intervensi yang dilakukan pemerintah bersama seluruh pemangku kepentingan,” ujarnya.

Program Samarasa sendiri merupakan inovasi Pemkot Bima untuk memperkuat pengendalian inflasi melalui langkah-langkah konkret di lapangan. Feri menyampaikan apresiasi kepada BI NTB atas dukungan yang diberikan, termasuk bantuan mobil pikap yang akan dimanfaatkan untuk kegiatan distribusi pangan dan pengendalian inflasi di wilayah Kota Bima.

Bagikan
Sumber: radarlombok.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks