5 UMKM Binaan BI NTB Bawa Pulang Pelajaran dari MotoGP Mandalika 2026, Omzet Rasa Baru Melonjak 100 Persen

Penulis: Taufik Rahman  •  Senin, 19 Oktober 2026 | 11:16:02 WIB
Pelaku UMKM binaan BI NTB melayani pengunjung di arena MotoGP Mandalika 2026.

MATARAM — Ajang MotoGP Mandalika 2026 mempertemukan produk unggulan NTB dengan pengunjung domestik dan mancanegara. BI NTB memfasilitasi lima pelaku usaha binaan untuk berjualan langsung di arena balap. Produk yang dibawa mulai dari kopi, olahan ayam, kacang dan jagung, gandum, hingga kerajinan tangan.

Kelima UMKM itu adalah Dersi Coffee, Ayam Merangkat dari Desa Wisata Bonjeruk, olahan kacang dan jagung Songgajah, Rasa Baru Nutribaked, serta kerajinan tangan Bale Rattan. Mereka dinilai mendapat pelajaran soal karakter konsumen dan peluang kemitraan jangka panjang.

Rasa Baru Nutribaked: Omzet Naik Lebih dari 100 Persen

Lonjakan penjualan paling menonjol datang dari Rasa Baru Nutribaked. Pemilik usaha, Sari Widiyastuti, menyebut omzet naik lebih dari 100 persen dibanding hari biasa.

Kebab gandum menjadi produk paling diminati. Antusiasme pengunjung membuat persediaan daging habis di tengah acara.

Sari menjadikan pengalaman itu bahan evaluasi untuk menambah kapasitas produksi dan kesiapan stok. Usahanya juga membidik kemitraan baru dengan kafe, hotel, dan restoran.

Dersi Coffee: Pelanggan Asing Butuh Hubungan Emosional

Pemilik Dersi Coffee, Made Dewa Satriawan, mengaku banyak melayani wisatawan mancanegara selama tiga hari gelaran. Dari situ ia belajar bahwa kualitas produk saja tidak cukup.

"Memiliki produk yang bagus saja belum cukup untuk membangun bisnis yang sukses. Membangun hubungan, menciptakan komunikasi yang hangat, dan membuat pelanggan merasa dihargai adalah nilai tambah yang sesungguhnya," ujarnya.

Ayam Merangkat dan Sambal Kemasan untuk Oleh-oleh

Yosi Eka Kurniawati, pemilik Ombak Food yang menjual Ayam Merangkat, mencatat pembeli yang kembali setelah mencicipi hidangannya. Respons itu mendorongnya mengembangkan sambal Merangkat dengan kemasan lebih tahan lama sebagai oleh-oleh khas NTB.

Produk olahan kacang dan jagung dari Songgajah serta kerajinan Bale Rattan melengkapi rombongan UMKM binaan BI NTB di arena.

QRIS Antarnegara Disiapkan untuk Transaksi Wisatawan

Selain perluasan pasar, BI NTB mendukung kemudahan transaksi lewat QRIS, termasuk QRIS antarnegara. Fasilitas itu disiapkan agar UMKM terbiasa melayani konsumen dengan beragam preferensi pembayaran digital.

Kepala Perwakilan BI Provinsi NTB, Hario K. Pamungkas, menilai hasil keikutsertaan UMKM tidak cukup diukur dari penjualan selama acara. Menurutnya, nilai sesungguhnya ada pada peluang yang berlanjut setelah gelaran usai.

"Kami berharap pengalaman yang diperoleh UMKM selama MotoGP Mandalika dapat menjadi modal untuk mengembangkan usaha secara berkelanjutan. Pengenalan produk kepada pasar yang lebih luas, pemahaman terhadap kebutuhan konsumen, serta peluang membangun kemitraan baru merupakan bekal penting agar UMKM NTB semakin siap meningkatkan kapasitas dan daya saingnya," kata Hario.

Reporter: Taufik Rahman
Sumber: ekbisntb.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top