Jaecoo J5 Kukuhkan Diri Raja EV Terlaris 2026, BYD Atto 1 dan Geely EX 2 Mengekor

Penulis: Ridho Pratama  •  Rabu, 09 September 2026 | 13:32:31 WIB
Jaecoo J5 mencatatkan penjualan tertinggi dengan 23.359 unit pada Januari–Agustus 2026.

NUSA TENGGARA BARAT — Data wholesales yang dihimpun Bloomberg Technoz menunjukkan pergeseran peta kekuatan di segmen kendaraan listrik (EV) Tanah Air. Jika tahun lalu BYD mendominasi papan atas, kini nama Jaecoo yang justru menjadi penguasa baru pasar ritel EV nasional.

Hingga Agustus 2026, total penjualan EV di Indonesia mencapai 101.171 unit. Bandingkan dengan capaian sepanjang 2025 yang tercatat 103.931 unit—artinya hanya kurang sekitar 2.700 unit lagi untuk menyamai rekor tahun penuh hanya dalam delapan bulan.

Lonjakan Hampir Dua Kali Lipat Dibanding Tahun Lalu

Pertumbuhan pasar EV tahun ini terbilang agresif. Pada periode yang sama tahun lalu (Januari–Agustus 2025), total penjualan baru mencapai 50.749 unit. Artinya, terjadi peningkatan hampir 100 persen secara year-on-year.

Angka ini menegaskan bahwa insentif dan agresivitas pabrikan Cina dalam meluncurkan model baru benar-benar bekerja di pasar Indonesia. Konsumen tidak lagi ragu berpindah dari kendaraan konvensional ke baterai.

Jaecoo J5: SUV Kompak yang Langsung Laris Manis

Kontributor terbesar pertumbuhan itu adalah Jaecoo J5. SUV kompak bermesin listrik ini mencatatkan 23.359 unit sepanjang Januari–Agustus 2026, menjadikannya model EV terlaris di Indonesia saat ini.

Keberhasilan J5 menarik dicermati. Posisi ini diraih di tengah pasar yang sebelumnya didominasi pemain besar seperti BYD. Strategi harga yang kompetitif dan desain yang sesuai selera pasar tampaknya menjadi daya tarik utama model anyar ini.

BYD Atto 1 Tergusur, Geely EX 2 Masuk Podium

BYD Atto 1 yang sebelumnya menjadi andalan kini harus turun ke peringkat kedua dengan akumulasi 19.909 unit. Meski angkanya tetap besar, selisih lebih dari 3.000 unit dengan Jaecoo J5 menunjukkan pergeseran preferensi konsumen.

Di posisi ketiga, Geely EX 2 mencatatkan 9.769 unit. Kehadiran model ini di podium menandakan persaingan tidak lagi milik dua merek, melainkan semakin ramai dengan pemain baru dari daratan Cina.

BYD M6 dan Sealion 7 Lengkapi Lima Besar

Dua model BYD lainnya masih bertahan di jajaran lima besar. BYD M6 menempati peringkat keempat dengan 6.694 unit, disusul BYD Sealion 7 di posisi kelima dengan 4.251 unit.

Dengan komposisi ini, BYD sebenarnya masih menguasai tiga dari lima posisi teratas. Namun, secara agregat merek, dominasi mereka mulai tergerus oleh pertumbuhan Jaecoo yang sangat cepat.

Melihat tren delapan bulan terakhir, bukan tidak mungkin total penjualan EV nasional menembus angka 150.000 unit pada akhir 2026. Hal itu akan menjadi rekor baru yang sulit dibayangkan hanya dua tahun lalu.

Reporter: Ridho Pratama
Sumber: bloombergtechnoz.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top