NUSA TENGGARA BARAT — Moladin merilis kisaran harga pasar untuk Honda CR-V keluaran 2020 yang kini banyak dicari konsumen SUV keluarga bekas. Perbedaan banderol cukup signifikan antarvarian, dipengaruhi kondisi fisik, riwayat servis, dan kilometer tempuh.
Untuk CR-V 2.0L 5-Seater, harga bekasnya berada di kisaran Rp260 juta–Rp300 juta. Sementara varian 1.5L Turbo 7-Seater dihargai Rp310 juta–Rp360 juta. Adapun varian tertinggi 1.5L Turbo Prestige masih bertengger di angka Rp380 juta–Rp450 juta.
Perbedaan mendasar kedua varian bukan hanya pada kapasitas mesin. Varian 2.0L mengusung konfigurasi lima penumpang dengan mesin naturally aspirated, sedangkan varian turbo memakai mesin 1.5L yang menghasilkan tenaga 190 PS dan torsi 240 Nm.
Varian turbo juga menawarkan tiga baris kursi untuk tujuh penumpang. Karakter performa yang lebih responsif membuat varian ini lebih cocok untuk pemakaian luar kota atau membawa penumpang dalam jumlah penuh.
Seluruh varian CR-V 2020 sudah dilengkapi lampu LED, AC dual-zone, serta fitur keselamatan seperti ABS, EBD, BA, Vehicle Stability Assist, Hill Start Assist, dan Auto Brake Hold. Fitur Power Back Door dan panoramic sunroof hanya tersedia di varian Prestige.
Dimensi bodinya tercatat panjang 4.623 mm, lebar 1.855 mm, dan tinggi 1.657 mm dengan jarak sumbu roda 2.660 mm. Suspensi depan memakai MacPherson Strut dan belakang Multi-Link, memberikan kompromi antara kenyamanan dan kestabilan saat melewati jalan kurang mulus.
Membeli SUV bekas tidak cukup hanya melihat tampilan bodi dan test drive singkat. Pemeriksaan menyeluruh perlu dilakukan agar tidak mendapatkan unit bermasalah.
Pertama, gunakan jasa inspeksi profesional seperti MoInspeksi dari Moladin untuk memeriksa mesin, kaki-kaki, bodi, interior, dan komponen penting lainnya. Kedua, pastikan riwayat servis tercatat jelas untuk mengetahui bagaimana mobil dirawat pemilik sebelumnya.
Ketiga, perhatikan suara mesin, respons CVT, kebocoran oli, serta gejala tidak normal saat test drive. Disarankan melewati jalan yang tidak terlalu mulus untuk mendeteksi bunyi atau getaran dari area suspensi. Keempat, teliti kesamaan warna panel dan celah antarbodi untuk mengindikasi bekas tabrakan besar. Kelima, cocokkan nomor rangka dan mesin dengan STNK serta BPKB, dan periksa status pajaknya.
Bagi yang mengutamakan mesin naturally aspirated dan kabin lima penumpang, varian 2.0L menjadi opsi paling masuk akal. Namun jika kebutuhan utamanya performa lebih kuat dan kapasitas tujuh penumpang, varian 1.5L turbo layak dipertimbangkan meski konsekuensi harga bekasnya lebih tinggi.
Dengan harga yang kini lebih terjangkau dibanding saat baru, CR-V 2020 tetap menjadi salah satu SUV keluarga yang layak masuk daftar incaran. Kondisi unit tetap harus menjadi prioritas utama sebelum memutuskan transaksi.