PRAYA — Rapat koordinasi persiapan pengamanan MotoGP Mandalika 2026 digelar di Aula Utama BIZAM Lombok, Kamis (27/8/2026). Pertemuan yang diinisiasi Angkasa Pura ini dihadiri jajaran Polda NTB, TNI, pemerintah daerah, serta berbagai instansi terkait yang terlibat dalam kelancaran operasional bandara.
Polda NTB mengirimkan Karoops Polda NTB dan Direktur Pamobvit Polda NTB dalam rapat tersebut. Keduanya menjadi ujung tombak penguatan koordinasi lintas sektoral untuk memastikan aspek keamanan dan operasional bandara siap menghadapi lonjakan aktivitas selama rangkaian balapan.
Setiap stakeholder memaparkan hasil evaluasi penyelenggaraan MotoGP edisi sebelumnya. Bahan evaluasi itu menjadi dasar untuk memperbaiki pola koordinasi, pelayanan, dan pengamanan pada pelaksanaan tahun 2026.
Pembahasan utama difokuskan pada mekanisme kedatangan dan pergerakan logistik MotoGP, rider, official, serta VVIP sejak tiba di bandara hingga menuju lokasi tujuan. Koordinasi antarpihak dinilai menjadi kunci agar seluruh proses berlangsung aman, tertib, dan lancar.
Kabid Humas Polda NTB, Kombes Pol. Mohammad Kholid, S.I.K., menegaskan rapat koordinasi ini merupakan bagian dari persiapan NTB sebagai tuan rumah event internasional di Sirkuit Mandalika.
“Rapat ini menjadi bagian dari persiapan kita sebagai tuan rumah pelaksanaan event internasional MotoGP yang akan diselenggarakan di wilayah NTB, tepatnya di Sirkuit Mandalika,” ujar Kombes Pol. Mohammad Kholid.
Polda NTB memastikan koordinasi dengan seluruh stakeholder akan terus berlanjut sebagai bagian dari persiapan Operasi Mandalika Rinjani 2026. Langkah ini diharapkan mendukung suksesnya MotoGP Mandalika 2026 sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh pihak yang terlibat maupun masyarakat.
“Kita berharap pertemuan lintas sektoral dalam rangka mempersiapkan kedatangan rider dan official serta proses kedatangan seluruh logistik MotoGP ini membuahkan hasil positif, sehingga dapat memberikan citra baik bagi daerah NTB maupun bagi negara kita,” harapnya.