Kemlu Pastikan 111 WNI di Kolombia Aman Pascagempa M 7,4, KBRI Bogota Siagakan Hotline Darurat

Penulis: Sigit Wicaksono  •  Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:17:31 WIB
Petugas berkoordinasi di Pos Komando Terpadu untuk menangani dampak gempa M 7,4 di Kolombia.

NUSA TENGGARA BARAT — Presiden Kolombia Abelardo de la Espriella mengonfirmasi 111 orang tewas dan 87 lainnya luka-luka akibat gempa dahsyat yang berpusat di San José del Palmar, Departemen Chocó, Senin (10/8/2026) pukul 07.34 waktu setempat. Data terbaru juga mencatat 61 bangunan runtuh dan 1.575 rumah rusak parah akibat getaran yang dirasakan hingga 280 kilometer dari pusat gempa di Bogotá.

WNI Aman, KBRI Aktifkan Komunikasi Darurat

Direktur Pelindungan WNI (PWNI) Kemlu RI Heni Hamidah menyatakan tidak ada satu pun WNI yang menjadi korban dalam bencana ini. Pihaknya telah memerintahkan KBRI Bogota untuk melakukan pemantauan intensif sejak gempa terjadi.

"KBRI Bogota telah menjalin komunikasi dengan WNI yang berada di sejumlah wilayah terdampak. Berdasarkan pemantauan KBRI Bogota, seluruh WNI di Kolombia dilaporkan dalam kondisi aman," kata Heni di Jakarta, Selasa (11/8/2026).

KBRI Bogota kini menyiapkan langkah evakuasi darurat apabila terjadi gempa susulan. WNI yang membutuhkan bantuan dapat menghubungi hotline KBRI di nomor +57 301 9061706.

Status Bencana Nasional dan Pos Komando Terpadu

Pemerintah Kolombia langsung menetapkan status bencana nasional pascagempa. Langkah ini memberi kewenangan penuh kepada otoritas pusat untuk mengerahkan sumber daya tambahan ke wilayah terdampak, terutama Chocó yang menjadi episentrum.

Mekanisme tanggap darurat nasional telah diaktifkan dengan pembentukan Pos Komando Terpadu. Pusat komando ini bertugas mengoordinasikan evakuasi, penilaian kebutuhan logistik, dan pencarian korban di area yang sulit dijangkau.

Imbauan untuk WNI di Kolombia

Kemlu mengimbau seluruh WNI di Kolombia untuk tetap waspada terhadap potensi gempa susulan. Warga diminta mengikuti arahan otoritas setempat dan hanya memantau informasi dari sumber resmi.

Getaran gempa dilaporkan terasa kuat di sejumlah kota besar seperti Bogota, Cali, Medellin, Pereira, Manizales, dan Ibague. USGS mencatat kedalaman gempa mencapai 107 kilometer, termasuk kategori gempa menengah yang berpotensi memicu kerusakan struktural signifikan.

Hingga berita ini diturunkan, KBRI Bogota terus berkoordinasi dengan otoritas Kolombia untuk memantau perkembangan situasi. Data korban diperkirakan masih akan bertambah seiring proses pencarian yang berlangsung di daerah terpencil. (*)

Reporter: Sigit Wicaksono
Sumber: gokepri.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top