Polaris RZR Pro R Boost Resmi Jadi Side-by-Side Pabrikan Terkencang di Dunia, Tenaga Tembus 275 HP

Penulis: Sigit Wicaksono  •  Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:02:02 WIB
Polaris RZR Pro R Boost tampil dengan mesin 2.0-liter turbocharged yang menghasilkan tenaga puncak 275 hp.

NUSA TENGGARA BARAT — Pasar side-by-side global sedang menikmati persaingan ketat layaknya perang tenaga di era mobil sport klasik. Polaris menjawab tantangan itu dengan menyematkan turbocharger Garrett berdiameter 60 milimeter pada mesin 2.0-liter empat silinder milik RZR Pro R. Hasilnya, tenaga puncak mencapai 275 hp pada 7.000 rpm dan torsi 223 lb-ft di 6.000 rpm, menjadikannya side-by-side pabrikan paling bertenaga yang pernah ada.

Menariknya, tenaga maksimal tersebut diklaim mampu bertahan bahkan di suhu lingkungan hingga 115 derajat Fahrenheit (sekitar 46 derajat Celcius). Polaris juga menyebut turbo ini dirancang untuk tetap bekerja optimal di ketinggian hingga 10.000 kaki atau sekitar 3.000 meter di atas permukaan laut. Kecepatan tertinggi tetap di angka 92 mph, tetapi akselerasi jelas jauh lebih agresif dari versi standar.

Bukan Sekadar Pasang Turbo, Polaris Perkuat Sistem Pendingin dan Drivetrain

Polaris sadar bahwa menambah tenaga tanpa memperkuat komponen lain hanya akan menciptakan masalah baru. Karena itu, RZR Pro R Boost hadir dengan sistem dual-radiator anyar yang didedikasikan untuk mendinginkan mesin, turbo, dan transmisi secara bersamaan. Sistem kopling baru berkapasitas lebih besar juga dilengkapi sirip pendingin tambahan yang dirancang untuk memperpanjang umur sabuk CVT.

Di sektor drivetrain, setengah poros (half shaft) diperkuat dan sistem penggerak depan dibuat lebih kokoh. Ini kabar baik bagi pemilik RZR Pro R generasi sebelumnya yang kerap mengeluhkan masalah pada differential depan. Dengan kata lain, Polaris menjawab kritik pengguna setianya lewat pendekatan menyeluruh, bukan sekadar ubahan mesin.

Dua Varian Utama dengan Suspensi Aktif dan Material Ringan

Untuk varian tertinggi, Polaris menyematkan suspensi Dynamix DVS pada model Ultra yang mampu menyesuaikan anti-roll bar hingga 200 kali per detik. Sementara varian Ultimate mengandalkan Dynamix dengan rear bump control. Kedua sistem ini dirancang agar rig tetap responsif terhadap perubahan kontur medan secara real-time.

Pembeli varian Ultra mendapatkan kompensasi setimpal berupa kap mesin serat karbon, bezel jok karbon, setir MPI GT, dan ban BF Goodrich berukuran 32 inci. Semua elemen itu menyasar pengguna yang serius menaklukkan bukit pasir, sesuai dengan positioning RZR Pro R Boost sebagai kendaraan rekreasi ekstrem.

Harga RZR Pro R Boost dan Posisinya di Pasar Global

  • RZR Pro R Boost Ultimate 2 pintu: USD 49.999 (sekitar Rp 800 juta)
  • RZR Pro R Boost Ultimate 4 pintu: USD 53.999 (sekitar Rp 864 juta)
  • RZR Pro R Boost Ultra 2 pintu: USD 52.999 (sekitar Rp 848 juta)
  • RZR Pro R Boost Ultra 4 pintu: USD 56.999 (sekitar Rp 912 juta)

Dengan banderol tersebut, RZR Pro R Boost resmi menjadi side-by-side termahal sekaligus terkuat di pasar global. Kawasaki Teryx H2 yang meluncur tahun lalu memang sempat mengambil alih takhta dengan 250 hp, tetapi kini Polaris memastikan diri kembali di puncak. Bagi pengguna di Indonesia, model ini belum dijual resmi melalui ATPM, tetapi para penggemar off-road ekstrem biasanya mengimpor unit semacam ini secara independen.

Reporter: Sigit Wicaksono
Sumber: thedrive.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top