MATARAM — Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Travel Agent Indonesia (Astindo) Nusa Tenggara Barat menggandeng mitra di Asia, salah satunya Malaysia, untuk memasarkan tiket MotoGP Sirkuit Mandalika 2026. Langkah ini diambil untuk memperluas jangkauan penjualan di tengah meningkatnya kepercayaan pasar internasional terhadap agen perjalanan resmi.
Wakil Ketua Astindo NTB, Alifatul Fajriah, menyebut kerja sama penjualan tiket dengan MGPA telah berjalan sejak 2021. Pemasaran dilakukan secara langsung, baik untuk segmen mitra bisnis maupun konsumen, termasuk melalui jaringan seluruh DPD Astindo di Indonesia.
Alifatul menjelaskan, penggemar MotoGP dari Malaysia dan Australia menjadi kontributor signifikan bagi kunjungan wisatawan ke Mandalika. Meski kedua negara memiliki akses ke seri MotoGP lain di kawasan Asia, banyak penonton tetap memilih datang ke Lombok.
"Market internasional yang signifikan berasal dari Australia dan Malaysia, karena penggemar MotoGP cenderung mencari pengalaman berbeda walau ada sirkuit lain," katanya.
Pengalaman penyelenggaraan pada tahun-tahun sebelumnya turut membentuk kepercayaan pasar. Banyak wisatawan kini memilih membeli tiket melalui agen perjalanan resmi demi mendapatkan kepastian layanan.
Selain menjual tiket satuan, Astindo NTB menawarkan paket perjalanan yang memudahkan wisatawan. Paket tersebut mencakup tiket MotoGP, tiket pesawat, akomodasi hotel, hingga transportasi selama berada di Lombok.
"Mitra dari Malaysia juga mengambil tiket melalui kami. Pengalaman pada tahun-tahun awal membuat pasar semakin percaya karena kami memberikan jaminan sebagai travel agent resmi," terang Alifatul.
Masyarakat yang ingin membeli tiket dapat langsung mendatangi kantor DPD Astindo NTB atau melalui anggota travel agent yang tergabung dalam organisasi tersebut. Kepercayaan mitra luar negeri dinilai terus meningkat karena Astindo memiliki legalitas dan lisensi yang jelas dalam penjualan tiket.