SUMBAWA BESAR — PLN Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Barat (UIW NTB) terus menggencarkan penguatan infrastruktur distribusi tanpa mengganggu aktivitas warga. Tim PDKB UP3 Sumbawa baru-baru ini menyelesaikan pemasangan perangkat penting di Desa Penyegar, Kecamatan Buer, Kabupaten Sumbawa.
Metode PDKB memungkinkan teknisi melakukan pemeliharaan dan pemasangan peralatan pada jaringan listrik yang masih bertegangan. Dengan cara ini, pasokan listrik ke rumah-rumah, sektor usaha, dan layanan publik di sekitar lokasi pekerjaan tetap menyala normal.
Seluruh personel yang bertugas merupakan tenaga bersertifikasi dengan kompetensi khusus. Mereka juga dilengkapi peralatan berstandar tinggi untuk memastikan setiap tahapan pekerjaan berjalan aman sesuai prosedur Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).
Pemasangan arrester berfungsi melindungi peralatan jaringan dari tegangan lebih akibat sambaran petir atau gangguan sistem. Sementara itu, penyempurnaan jumper pada LBS Motorized memastikan aliran daya berjalan lebih optimal, aman, dan efisien.
LBS Motorized yang dioptimalkan juga memperkuat kemampuan PLN dalam melakukan manuver jaringan secara cepat saat terjadi gangguan. Proses pengalihan beban bisa dilakukan dalam waktu singkat, sehingga area terdampak gangguan lebih terbatas dan durasi pemadaman ditekan signifikan.
Manager PLN UP3 Sumbawa, Firman Sulistyawan, menyatakan bahwa setiap pekerjaan pemeliharaan dan peningkatan jaringan terus diupayakan tanpa mengganggu kenyamanan masyarakat.
“Melalui metode PDKB, kami dapat melaksanakan pekerjaan pemeliharaan dan penguatan jaringan tanpa menghentikan pasokan listrik kepada pelanggan. Hal ini menjadi bentuk komitmen PLN dalam menghadirkan layanan kelistrikan yang semakin andal, aman, dan berkualitas,” ujarnya.
General Manager PLN UIW NTB, Yondri Zulfadli, menegaskan bahwa penguatan jaringan melalui pekerjaan tanpa padam merupakan strategi menghadirkan layanan kelistrikan berkelas dunia di Nusa Tenggara Barat.
“PLN terus memperkuat sistem distribusi melalui inovasi, digitalisasi, dan pemeliharaan berbasis keandalan agar masyarakat memperoleh pasokan listrik yang semakin stabil. Kami optimistis upaya ini akan semakin memperkuat dukungan PLN terhadap pertumbuhan ekonomi daerah, investasi, serta pelayanan publik yang berkelanjutan di Nusa Tenggara Barat,” ujar Yondri Zulfadli.