LOMBOK BARAT — Presiden Prabowo Subianto tiba di Bendungan Meninting, Lombok Barat, sekitar pukul 13.20 WITA, Jumat (19/4). Ia datang menggunakan mobil kepresidenan Maung Garuda dan sempat keluar dari atap kendaraan untuk menyapa warga yang telah memadati lokasi.
Presiden yang mengenakan pakaian safari krem, celana hitam, dan topi biru itu kemudian turun menyalami warga sebelum menuju tenda utama acara. Sejumlah menteri Kabinet Merah Putih mendampingi, di antaranya Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri PU Dody Hanggodo, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Kelima bendungan yang diresmikan merupakan proyek strategis nasional (PSN). Selain Bendungan Meninting di NTB yang menjadi lokasi utama, empat bendungan lainnya diresmikan secara virtual dari tempat masing-masing.
Bendungan Meninting memiliki luasan genangan kurang lebih 46 hektare. Infrastruktur ini diarahkan untuk meningkatkan indeks pertanaman di kawasan NTB dari 280 persen menjadi 300 persen.
Pemerintah menargetkan tambahan produksi gabah hingga 420.000 ton per musim tanam. Angka ini menjadi kunci dalam upaya memperkuat ketahanan pangan daerah dan nasional.
Peresmian lima bendungan ini merupakan wujud komitmen pemerintah dalam memperkuat infrastruktur sumber daya air. Bendungan memiliki peran strategis dalam mendukung ketahanan pangan, penyediaan air baku, pengendalian banjir, serta pengembangan energi bersih.
Keberadaan bendungan-bendungan itu diharapkan memberikan manfaat besar bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan produktivitas pertanian, menjamin ketersediaan air, dan memperkuat fondasi pembangunan yang berkelanjutan.