MATARAM — PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) menggandeng Polda NTB untuk mengamankan proyek-proyek kelistrikan strategis di provinsi ini. Sinergi ini dibahas dalam audiensi antara General Manager PLN UIP Nusra, RDW. Manurung, dengan Kapolda NTB, Irjen Pol. Kalingga Rendra Raharja, pada Kamis (18/6).
Dalam pertemuan tersebut, Manurung memaparkan sejumlah proyek yang tengah berjalan dan membutuhkan dukungan penuh aparat keamanan. Proyek-proyek itu antara lain pembangunan PLTU Lombok FTP-2 berkapasitas 2×50 MW yang kini memasuki tahap akhir, serta pembangunan SUTT 150 kV Mataram–Mantang yang dirancang memperkuat sistem transmisi listrik di Pulau Lombok.
Selain itu, PLN UIP Nusra juga tengah mengembangkan proyek Energi Baru Terbarukan (EBT) dan berbagai infrastruktur pendukung ketenagalistrikan lainnya di NTB. “Saat ini PLN UIP Nusra tengah mengawal sejumlah proyek strategis ketenagalistrikan di NTB yang memiliki peran penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi, investasi, serta peningkatan kualitas hidup masyarakat,” ujar Manurung.
Manurung menjelaskan, dukungan seluruh pemangku kepentingan, termasuk unsur pengamanan, menjadi faktor krusial dalam keberhasilan pembangunan infrastruktur kelistrikan di Nusa Tenggara. Polda NTB dinilai memiliki peran strategis dalam menjaga keamanan aset dan kelancaran proses konstruksi di lapangan.
“Sinergi dengan Polda NTB merupakan bagian penting dalam mendukung pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan yang andal. Melalui kolaborasi yang erat, kami optimistis proyek-proyek strategis dapat diselesaikan tepat waktu sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan oleh masyarakat,” ungkapnya.
PLN berkomitmen membangun komunikasi yang terbuka dengan seluruh pemangku kepentingan sebagai bagian dari upaya mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan. Manurung menegaskan, kolaborasi erat antara PLN, pemerintah daerah, masyarakat, dan unsur pengamanan diharapkan mampu memperkuat ketahanan energi nasional.
“Dengan kolaborasi yang erat antara PLN, pemerintah daerah, masyarakat, dan unsur pengamanan, pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan di NTB diharapkan semakin memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kami berharap sinergi ini dapat terus diperkuat demi mendukung pembangunan daerah,” tutup Manurung.