Universitas Bumigora Mulai Bangun Kampus II di Lombok Barat, Gedung Lima Lantai untuk Prodi Kedokteran dan Farmasi

Penulis: Sigit Wicaksono  •  Rabu, 17 Juni 2026 | 20:31:01 WIB
Pemasangan patok dan penembokan keliling menandai awal pembangunan Kampus II Universitas Bumigora di Lombok Barat.

MATARAM — Proyek yang berlokasi di wilayah Gerung dan sekitarnya ini saat ini masih dalam tahap awal pengerasan lahan. Anthony menyebutkan, pemasangan patok dan penembokan keliling sudah dimulai sebagai langkah perdana pembangunan fisik.

"Kami akan mendirikan gedung lima lantai. Saat ini kami sedang memulai dari pemasangan patok dan penembokan keliling kampus II UBG," ujar Anthony, Senin lalu.

Menurutnya, pembangunan fisik gedung dijadwalkan mulai dikerjakan bulan depan. Jika tidak ada kendala, kampus II UBG ditargetkan rampung dan dapat digunakan untuk kegiatan perkuliahan pada tahun depan.

Empat Program Studi Beroperasi di Kampus Baru

Anthony menjelaskan, kampus II ini akan difokuskan untuk menampung empat program studi, yaitu:

  • Pendidikan Dokter
  • Profesi Dokter
  • Ilmu Gizi
  • Farmasi

Seluruh kegiatan pembelajaran untuk prodi-prodi tersebut akan berlangsung di kampus kedua ini.

Mengapa UBG Memilih Lombok Barat?

Pembangunan kampus baru ini, kata Anthony, merupakan bentuk komitmen UBG mendekatkan layanan pendidikan tinggi kepada masyarakat di Lombok Barat dan sekitarnya. Langkah ini sekaligus menjawab kebutuhan sumber daya manusia berkualitas di daerah tanpa harus keluar Pulau Lombok.

"Kami ingin memastikan bahwa UBG tidak hanya berkembang dari sisi jumlah mahasiswa, tetapi juga kualitas layanan pendidikan dan kontribusinya bagi masyarakat," tegasnya.

Dampak Ekonomi bagi Warga Gerung

Anthony menilai keberadaan kampus baru tidak hanya berdampak pada sektor pendidikan. Aktivitas akademik yang tumbuh diyakini akan menciptakan efek berganda bagi sektor usaha, jasa, hingga pengembangan kawasan di Gerung dan wilayah sekitarnya.

Ia menambahkan, UBG terus memperkuat sarana dan prasarana, meningkatkan kapasitas dosen, serta mengembangkan program studi yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan teknologi.

Reporter: Sigit Wicaksono
Sumber: radarlombok.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top