Momentum 1 Muharram 1448 H, Pemprov NTB Ajak Warga Perkuat Kepedulian Sosial dan Tekan Angka Kemiskinan

Penulis: Ridho Pratama  •  Selasa, 16 Juni 2026 | 20:26:02 WIB
Peringatan 1 Muharram 1448 H di NTB dijadikan momentum evaluasi dan penguatan kepedulian sosial.

MATARAM — Berbeda dengan gegap gempita perayaan tahun baru masehi, peringatan 1 Muharram 1448 Hijriah di NTB diisi dengan renungan dan komitmen bersama untuk perubahan. Mewakili Gubernur yang berhalangan hadir, Fathul Gani menekankan bahwa pergantian tahun bukan sekadar perubahan angka kalender, melainkan momentum evaluasi diri.

Evaluasi Diri dan Target Pengentasan Kemiskinan

Dalam sambutannya, Fathul Gani mengajak masyarakat untuk merenungkan capaian di tahun 1447 Hijriah sebagai modal menata langkah lebih baik ke depan. Ia secara spesifik menyoroti angka kemiskinan yang dinilai masih tinggi sebagai pekerjaan rumah bersama.

"Insyaallah, jika di tahun 1447 Hijriyah angka kemiskinan kita masih terhitung tinggi, maka di tahun 1448 Hijriyah ini mari kita sama-sama berikhtiar dan bekerja keras untuk menguranginya," ujarnya.

Pemerintah Provinsi NTB berkomitmen penuh untuk menekan angka tersebut melalui sinergi yang kuat antara pemerintah dan masyarakat. Menurut Fathul Gani, program pembangunan daerah hanya bisa berjalan optimal jika seluruh elemen bersatu padu.

Pesan Tuan Guru: Teladani Semangat Hijrah dan Kepedulian Sosial

Tausiah pada peringatan tersebut disampaikan oleh Drs. TGH. Munajib Khalid. Ia mengajak ribuan jemaah yang memenuhi ruang utama masjid untuk memperbanyak rasa syukur atas nikmat iman, kesehatan, dan kesempatan beribadah. Menurutnya, rasa syukur adalah kunci peningkatan kualitas hidup.

Lebih jauh, TGH. Munajib mengisahkan perjalanan hijrah Rasulullah SAW dari Makkah ke Madinah sebagai pelajaran berharga. Nilai-nilai keteguhan hati, kesabaran, dan tawakal yang dicontohkan Rasulullah dinilai tetap relevan untuk menghadapi tantangan masa kini.

"Sikap saling membantu, berbagi, dan mengutamakan kepentingan bersama yang dicontohkan kaum Muhajirin dan Anshar harus terus dihidupkan," pesannya, menekankan pentingnya semangat persaudaraan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Harapan: Menuju Masyarakat NTB yang Lebih Maju dan Sejahtera

Fathul Gani berpesan agar momentum 1 Muharram ini dijadikan awal untuk meningkatkan kepekaan terhadap lingkungan sekitar. Ia mendorong masyarakat untuk tidak hanya mengejar kebaikan diri sendiri, tetapi juga aktif memberikan perhatian nyata kepada tetangga dan kerabat yang membutuhkan.

Pemerintah Provinsi NTB berharap, melalui semangat hijrah dan nilai-nilai keislaman yang kuat, Provinsi NTB dapat terus bergerak menuju masyarakat yang lebih maju, sejahtera, dan berdaya saing. Peringatan ini menjadi pengingat bahwa perubahan besar dimulai dari langkah kecil dan kebersamaan seluruh warga.

Reporter: Ridho Pratama
Sumber: ampenannews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top