Sayembara Desain Gedung Serbaguna Lombok Timur Masuki Tahap Akhir, 117 Karya dari 15 Provinsi Bersaing Jadi Ikon Baru

Penulis: Sigit Wicaksono  •  Kamis, 11 Juni 2026 | 14:33:01 WIB
Bupati Lombok Timur membuka presentasi lima finalis sayembara desain gedung serbaguna, Rabu (10/6/2026).

LOMBOK TIMUR — Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin membuka langsung presentasi lima finalis sayembara tersebut, Rabu (10/6/2026), didampingi Sekretaris Daerah H. Muhammad Juaini Taofik. Bupati menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta, arsitek, dan dewan juri yang telah berpartisipasi dalam perancangan gedung serbaguna itu.

Gedung Wanita Berusia 30 Tahun Jadi Alasan Pembangunan Baru

Bupati menjelaskan, Lombok Timur selama ini hanya memiliki Gedung Wanita yang dibangun sekitar 30 tahun lalu. Bangunan tersebut belum pernah mendapat rehabilitasi atau pengembangan yang memadai, sementara kebutuhan masyarakat terhadap fasilitas publik yang representatif terus meningkat seiring perkembangan aktivitas sosial, budaya, dan ekonomi.

Pemkab Lombok Timur pun merencanakan pembangunan gedung serbaguna baru. Bupati berharap desain yang terpilih tidak hanya megah dan fungsional, tetapi juga mencerminkan identitas budaya daerah serta menjadi ikon baru Kabupaten Lombok Timur.

"Desain yang nantinya terpilih diharapkan mampu menjadi ikon baru Kabupaten Lombok Timur sekaligus merepresentasikan jati diri daerah," ujar Bupati, mencontohkan Kantor Bupati Lombok Timur yang dinilai berhasil mengangkat unsur budaya dalam konsep arsitekturnya.

Antusiasme 320 Arsitek dari 15 Provinsi

Ketua Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Provinsi Nusa Tenggara Barat Lalu Agus Supriadi menyebut sayembara ini sebagai salah satu yang terbesar di tingkat nasional. "Antusiasme peserta sangat luar biasa. Tercatat sebanyak 320 peserta mendaftarkan diri dan sebanyak 117 peserta mengirimkan karya yang berasal dari 15 provinsi di Indonesia," katanya.

Menurut Lalu Agus, tingginya partisipasi menunjukkan Lombok Timur memiliki daya tarik tersendiri di kalangan arsitek Indonesia. IAI NTB berkomitmen mendampingi Pemkab Lombok Timur tidak hanya dalam sayembara, tetapi juga hingga tahap pembangunan.

Kapasitas 2.000 Orang dan Target Groundbreaking Akhir 2026

Berdasarkan perencanaan, gedung serbaguna itu diperkirakan mampu menampung sekitar 2.000 orang. Kawasan ini juga akan dilengkapi konsep Ruang Terbuka Hijau (RTH) dan berbagai fasilitas penunjang untuk meningkatkan kenyamanan serta fungsi kawasan secara keseluruhan.

Ahmad Dewanto Hadi selaku pemrakarsa melaporkan bahwa proses sayembara telah melalui rangkaian panjang mulai dari studi kelayakan hingga penilaian desain. "Insyaallah sore hari ini dewan juri akan menetapkan peringkat dari lima kandidat terbaik untuk menentukan juara pertama, kedua, dan ketiga," jelasnya.

Rancangan terpilih akan ditindaklanjuti ke tahap penyusunan Detail Engineering Design (DED). Proses groundbreaking atau peletakan batu pertama ditargetkan pada akhir Oktober atau awal November 2026. Setelah sayembara selesai, pemerintah akan melelang konsultan perencana, sementara finalis yang desainnya terpilih diharapkan dilibatkan sebagai penasihat desain.

Fasilitas MICE dan Sumber Pendapatan Daerah

Pembangunan fasilitas ini merupakan bagian dari visi dan misi Bupati Lombok Timur untuk menghadirkan fasilitas pertemuan, konvensi, dan pameran berskala besar (Meeting, Incentive, Convention and Exhibition/MICE) yang dapat dimanfaatkan masyarakat. Berdasarkan studi kelayakan, mayoritas masyarakat mendukung pembangunan tersebut karena diharapkan menjadi salah satu sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Reporter: Sigit Wicaksono
Sumber: kicknews.today This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top