NUSA TENGGARA BARAT — Turnamen akbar Piala Dunia 2026 yang akan bergulir mulai 11 Juni mendatang menjadi momentum bersejarah bagi sepak bola Amerika Serikat. Namun, yang lebih menarik adalah bagaimana pengaruh AS terhadap olahraga ini justru kian terasa, mulai dari regulasi FIFA hingga strategi pemasaran LaLiga dan Premier League.
Presiden AS Donald Trump secara terbuka mendukung sepak bola, bahkan menyebutnya sebagai "football" sejati. "Ketika Anda melihat apa yang terjadi pada sepak bola di Amerika Serikat... bukankah seharusnya ini disebut football?" ujar Trump, merujuk pada perbedaan istilah dengan NFL.
Dukungan ini bukan sekadar basa-basi. Presiden FIFA Gianni Infantino menjalin hubungan erat dengan Trump, termasuk melalui pemberian penghargaan FIFA Peace Prize yang sempat menuai kritik. Kehadiran Trump di final Piala Dunia Antarklub di New Jersey, yang disaksikan 81.118 penonton, menjadi bukti keterlibatan politik dalam olahraga ini.
Pertumbuhan penonton Premier League di AS mencapai 13 persen dalam tiga tahun terakhir dibandingkan periode sebelumnya. Dua belas pertandingan musim 2024/25 bahkan menembus satu juta pemirsa. Angka ini masih kecil untuk ukuran populasi AS, tapi trennya terus naik.
Liga Inggris menggencarkan tur pramusim seperti Summer Series yang menarik 82.566 penonton saat Manchester United vs West Ham. Liverpool, Leeds, dan Sunderland juga dijadwalkan menjalani tur di AS musim panas ini. Sementara itu, LaLiga berusaha lebih jauh dengan rencana menggelar pertandingan resmi di Miami antara Barcelona vs Villarreal pada Desember 2025. Rencana itu batal karena tekanan, namun pernyataan LaLiga menegaskan ambisi mereka: "sangat menyesalkan proyek yang mewakili peluang bersejarah dan tak tertandingi bagi internasionalisasi sepak bola Spanyol ini tidak dapat dilanjutkan." Barcelona juga menyebutnya sebagai "peluang yang terlewatkan untuk memperluas citra kompetisi di pasar strategis."
Major League Soccer (MLS) saat ini bertumpu pada Lionel Messi sebagai bintang utama. Namun, usia sang legenda Argentina yang kini 38 tahun menjadi tanda tanya besar. Sepak bola AS membutuhkan bintang lokal yang bisa bersaing di level tertinggi. Musim lalu, hanya empat pemain AS yang tampil di Premier League: Chris Richards, Tyler Adams, Antonee Robinson, dan Brenden Aaronson. Peluang tim nasional putra AS, meski ditangani Mauricio Pochettino, masih dianggap terbatas.
FIFA akan mengambil alih Times Square New York untuk pertandingan perebutan tempat ketiga dan final Piala Dunia. Ini adalah kesempatan emas bagi sepak bola untuk menjadi pusat perhatian di negara yang selama ini didominasi olahraga lain. "Apa yang bisa dilakukan Amerika adalah menggelar pertunjukan," kata Gregg Broughton, direktur olahraga Chicago Fire asal Inggris yang sebelumnya berkarier di Blackburn Rovers dan Norwich City.
Piala Dunia 2026 bukan sekadar turnamen. Ini adalah ujian apakah sepak bola benar-benar bisa "memecah" Amerika—atau justru Amerika yang akan mengubah sepak bola selamanya.